the functioning of ironies for aesthetic effect in roald dahl’s short story the landlady

Clicks: 5
ID: 256348
2014
Article Quality & Performance Metrics
Overall Quality
Not rated
Combines reader engagement with the AI quality analysis. This article has not been analysed, so there is no overall score — reader engagement is measured and shown alongside.
AI Quality Assessment
Not analyzed
Readership in this journal
Emerging

Ranked #16 of 16 articles by views in case reports in cardiology

Most read Least read

Bar heights use a square-root scale.

Mint this article as an NFT
Not yet minted

Create a permanent, verifiable on-chain record of this article on the Scimatic Network. The NFT is held in your Journament account, and you can withdraw it to your own wallet at any time.

5 SUSD one-off · no wallet required
Abstract

Artikel ini membicarakan tentang efek estetis yang dicapai melalui berfungsinya ironi yang hadir secara dominan pada cerita pendek The Landlady karya Roald Dahl. Ironi dalam berbagai tipe dan penggunaannya dalam cerita pendek ini berhasil membangun efek ketegangan yang intens pada pembaca sehingga pembaca menjadi penasaran mengenai apa yang akan terjadi selanjutnya. Ketegangan terjadi karena tatkala pembaca dengan jelas melihat keterancaman Billy Weaver sebagai calon korban pembunuhan oleh nyonya rumahnya, Billy Weaver sendiri yang langsung berhadapan dengan nyonya rumahnya justru tidak menyadari niat buruk di balik keramahtamahan nyonya rumahnya itu. Dengan demikian, Billy Weaver pun tidak mengambil kesimpulan seperti yang diharapkan pembaca tentang niat negatif nyonya rumahnya walaupun sinyal-sinyal keterancamannya sudah semakin berakumulasi dari sikap dan prilaku nyonya rumahnya yang jelas terbaca dari balik sikap manis yang dihadirkan di permukaan.

Estetika ironi ini terbangun bukan saja melalui sikap dan prilaku serba ironis nyonya rumah tersebut, tetapi juga melalui kesenjangan kesadaran yang ada antara Billy Weaver dan pembaca. Kondisi ironis ini bersumber pada kehidupan bermuka dua nyonya rumah, yakni prilaku yang seolah-olah sangat baik di permukaan namun sesungguhnya sadistik di balik itu. Ketakterdugaan sikap dan prilaku nyonya rumah ini mengejutkan dan menegangkan pembaca. Sesungguhnya, ketegangan pembaca bertambah intens ketika mendapati Billy Weaver tetap lugu-lugu (‘innocent’) saja di hadapan nyonya rumahnya yang semakin mencengkeramkan muslihatnya. Pada keterkejutan dan ketegangan akibat prilaku serba ironis nyonya rumah ini dan pada ketidaksabaran pembaca terhadap kepolosan Billy Weaver inilah terletak estetika cerita pendek ini.

Reference Key
resen2014e-journalthe Use this key to autocite in the manuscript while using SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
Authors ;I Wayan Resen;Nyoman Kutha Ratna;I Nyoman Darma Putra;Aron Meko Mbete
Journal case reports in cardiology
Year 2014
DOI
DOI not found
URL
Keywords

Citations

No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org

No comments yet. Be the first to comment on this article.