hubungan status gizi dengan pemberian pertama kali makanan tambahan kepada bayi

Clicks: 46
ID: 245694
2012
Article Quality & Performance Metrics
Overall Quality
Not rated
Combines reader engagement with the AI quality analysis. This article has not been analysed, so there is no overall score — reader engagement is measured and shown alongside.
AI Quality Assessment
Not analyzed
Readership in this journal
Steady

Ranked #15 of 21 articles by views in climate dynamics

Most read Least read

Bar heights use a square-root scale.

Mint this article as an NFT
Not yet minted

Create a permanent, verifiable on-chain record of this article on the Scimatic Network. The NFT is held in your Journament account, and you can withdraw it to your own wallet at any time.

5 SUSD one-off · no wallet required
Abstract
Tulisan ini adalah hasil analisis data penelitian aspek psikososial pada anak Balita KKP di daerah pedesaan Bogor tahun 1986. Anak gizi buruk sebagai kasus (42 anak) dan anak gizi baik sebagai kontrol (42 anak) dianalisis secara epidemiologis untuk mengetahui hubungan antara status gizi anak Balita dengan makanan tambahan yang pertama kali diperkenalkan kepada bayi. Hasil analisis menunjukkan bahwa peluang (odd ratio) anak menjadi gizi buruk karena diberi makanan tambahan pertama kali pada umur 3 bulan adalah 0.59 kali (terendah 0.24 dan tertinggi 0.68) daripada menjadi gizi baik. Jika diberikan pada umur 6 bulan peluangnya 0.65 (terendah 0.01, tertinggi 49.1). Analisis lebih lanjut ternyata umur merupakan confounding dalam hubungan tersebut. Demikian pula penyapihan memegang peranan penting terhadap terjadinya gizi buruk. Pemberian makanan tambahan pada umur dini tidak menyebabkan terjadinya gizi buruk.
Reference Key
muljati2012penelitianhubungan Use this key to autocite in the manuscript while using SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
Authors ;Sri Muljati
Journal climate dynamics
Year 2012
DOI
10.22435/pgm.v0i0.1962.
URL
Keywords

Citations

No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org

No comments yet. Be the first to comment on this article.