pengaruh berbagai faktor terhadap timbulnya cemaran aflatoksin jagung di tingkat rumah tangga dan tingkat pemasaran
Clicks: 222
ID: 154525
2012
Article Quality & Performance Metrics
Overall Quality
Not rated
Combines reader engagement with the AI quality analysis. This
article has not been analysed, so there is no overall score —
reader engagement is measured and shown alongside.
Reader Engagement
Popular Article
30.0
/100
222 views
47 readers
AI Quality Assessment
Not analyzed
Readership in this journal
PopularRanked #9 of 21 articles by views in climate dynamics
Most read
Least read
Bar heights use a square-root scale.
Mint this article as an NFT
Not yet mintedCreate a permanent, verifiable on-chain record of this article on the Scimatic Network. The NFT is held in your Journament account, and you can withdraw it to your own wallet at any time.
5
SUSD
one-off · no wallet required
Abstract
Telah diteliti cemaran aflatoksin jagung konsumsi di daerah Wonosobo yang merupakan daerah dataran tinggi dan di daerah Grobongan yang merupakan daerah dataran rendah. Sampel jagung diambil di tingkat rumah tangga dan pemasaran setempat, dalam bentuk pipilan dan jonggolan yang mengalami masa penyimpanan 0-1, 3-4, 6-8 dan 10-12 bulan. Analisis aflatoksin dilakukan dengan metoda BF-AOAC. Hasil survei cemaran aflatoksin ini menunjukkan bahwa letak geografis (dataran rendah), bentuk penyimpanan (pipilan) serta lama penyimpanan berpengaruh pada tingginya cemaran aflatoksin jagung. Cemaran aflatoksin jagung yang disimpan di rumah tangga sampai 1 tahun di daerah Wonosobo dan 8 bulan di daerah Grobogan masih di bawah 30 ppb-suatu kadar yang dianggap dapat membahayakan kesehatan. Rendahnya cemaran aflatoksin ini karena masyarakat mempunyai cara tradisional menyimpan jagung pada para-para di atas tungku yang mengurangi peluang tumbuhnya jamur Aspergillus flavus yang memproduksi aflatoksin. Jagung yang dipasarkan di pasar setempat dan telah mengalami penyimpanan sampai 4 bulan, cemaran aflatoksinnya masih di bawah 30 ppb. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa pemmantauan cemaran aflatoksin yang diperlukan hanya untuk jagung yang ada di tingkat pasar dengan lama penyimpanan lebih dari 4 bulan.
| Reference Key |
moecherdiyatiningsih2012penelitianpengaruh
Use this key to autocite in the manuscript while using
SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
|
|---|---|
| Authors | ;Moecherdiyatiningsih Moecherdiyatiningsih;Sukati Saidin;Muhilal Muhilal |
| Journal | climate dynamics |
| Year | 2012 |
| DOI |
10.22435/pgm.v0i0.2255.
|
| URL | |
| Keywords |
Citations
No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org
Comments
No comments yet. Be the first to comment on this article.