Menghitung Kapasitas Runway Menggunakan Petri Net Dan Aljabar Max-Plus
Clicks: 222
ID: 274905
2019
Article Quality & Performance Metrics
Overall Quality
Not rated
Combines reader engagement with the AI quality analysis. This
article has not been analysed, so there is no overall score —
reader engagement is measured and shown alongside.
Reader Engagement
Popular Article
30.0
/100
222 views
61 readers
AI Quality Assessment
Not analyzed
Readership in this journal
PopularRanked #27 of 83 articles by views in Primatika : Jurnal Pendidikan Matematika
Most read
Least read
Bar heights use a square-root scale.
Mint this article as an NFT
Not yet mintedCreate a permanent, verifiable on-chain record of this article on the Scimatic Network. The NFT is held in your Journament account, and you can withdraw it to your own wallet at any time.
5
SUSD
one-off · no wallet required
Abstract
Bandara Internasional Juanda merupakan bandara tersibuk kedua di Indonesia setelah Bandara Internasional Soekarno-Hatta, yang tiap tahun jumlah penumpangnya mengalami peningkatan. Begitu juga dari sisi pergerakan pesawat juga mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Yang dimaksud pergerakan pesawat adalah total pesawat yang mendarat dan yang lepas landas di runway. Menurut Operation Junior Manager Perum LPPNPI (Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia), kapasitas maksimal runway Bandara Juanda adalah 28 pergerakan peasawat take off/landing per jam. Namun yang terjadi belakangan dapat mencapai 34 pergerakan pesawat per jam. Penelitian ini dimaksudkan bagaimana menentukan kapasitas runway sebagai batas maksimum banyaknya pergerakan pesawat di runway dalam tiap jamnya dengan menggunakan petri net dan aljabar max-plus sebagai alat pemodelannya. Dalam mengerjakan penelitian ini, dibuat model petri net dari alur pergerakan pesawat yang dimulai dari saat pesawat bergerak menuju exit taxiway kemudian menuju ke runway dan selanjutnya meninggalkan bandara (take off) dan proses landing dimulai dari posisi pesawat di approach (siap landing), dan selanjutnya bergerak menuju ke runway. Kemudian membuat model aljabar max-plus dari model petri net dan terakhir menganalisis sifat keperiodikan sistem tersebut. Dari hasil simulasi model aljabar max-plus diperoleh bahwa dalam 60 menit pertama, sebanyak 15 pesawat yang take off dan 15 pesawat yang landing, artinya kapasitas runway Bandara Internasional Juanda adalah 30 pesawat (take off/landing) dalam tiap jamnya.
| Reference Key |
Fendiyanto2019primatikaMenghitung
Use this key to autocite in the manuscript while using
SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
|
|---|---|
| Authors | Petrus Fendiyanto; |
| Journal | Primatika : Jurnal Pendidikan Matematika |
| Year | 2019 |
| DOI |
https://doi.org/10.30872/primatika.v8i2.145
|
| URL | |
| Keywords |
Citations
No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org
Comments
No comments yet. Be the first to comment on this article.