pengaruh pendidikan kesehatan terhadap kemandirian keluarga dalam merawat pasien tuberculosis di wilayah kerja puskesmas surakarta
Clicks: 103
ID: 246977
2015
Article Quality & Performance Metrics
Overall Quality
Not rated
Combines reader engagement with the AI quality analysis. This
article has not been analysed, so there is no overall score —
reader engagement is measured and shown alongside.
Reader Engagement
Emerging Content
30.0
/100
103 views
24 readers
AI Quality Assessment
Not analyzed
Readership in this journal
EmergingRanked #12 of 21 articles by views in journal of biomedicine and biotechnology
Most read
Least read
Bar heights use a square-root scale.
Mint this article as an NFT
Not yet mintedCreate a permanent, verifiable on-chain record of this article on the Scimatic Network. The NFT is held in your Journament account, and you can withdraw it to your own wallet at any time.
5
SUSD
one-off · no wallet required
Abstract
Indonesia sekarang ini berada pada ranking kelima negara dengan beban penyakit tuberkulosisi (TB) tertinggi di dunia. Estimasi prevalensi TB semua kasus adalah sebesar 660.000 dan estimasi insidensi berjumlah 430.000 kasus baru per tahun. Setiap keluarga di Indonesia dimana salah satu anggotanya mengidap TB diharapkan mampu memiliki kemandirian dalam mengatasi penyakit yang diderita keluarganya. Dari alasan ini, dilakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap kemandirian keluarga dalam merawatan pasien TB. Desain rancangan dalam penelitian ini adalah one group pretest- posttest. Dalam penelitian ini dilakukan uji validitas dengan menggunakan analisis item. Uji Reliabilitas dipergunakan untuk menguji konsistensi jawaban 70 responden. Dalam penelitian ini uji reabilitas pada kuesioner kemandirian dengan menggunakan rumus KR-20, kemudian diolah dengan bantuan program komputer SPSS 16 for windows. Adapun instrument dikatakan reliabel jika nilai r pada hasil perhitungan KR-20 lebih besar dari 0,6 . Penelitian menunjukkan bahwa kemandirian keluarga responden setelah diberi penyuluhan pada kategori mandiri sebanyak 64 orang (91,4%), dan kemandirian keluarga responden setelah diberi penyuluhan pada kategori tidak mandiri sebanyak 6 orang (8,6%). Dari hasil penelitian juga diketahui bahwa pengetahuan responden sebelum diberi penyuluhan mempunyai nilai mean: 10,13 standard deviasi: 2,401 dan setelah diberi penyuluhan mempunyai nilai mean: 12,54 standard deviasi: 2,145. Dari hasil uji statistik menggunakan t-test, diketahui bahwa pengaruh pendidikan kesehatan terhadap kemandirian didapatkan nilai p = 0,000 (p
| Reference Key |
annisa2015psychopengaruh
Use this key to autocite in the manuscript while using
SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
|
|---|---|
| Authors | ;Yunia Annisa;Mustika Ratnaningsih Purbowati |
| Journal | journal of biomedicine and biotechnology |
| Year | 2015 |
| DOI |
10.30595/psychoidea.v13i1.1581
|
| URL | |
| Keywords |
Citations
No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org
Comments
No comments yet. Be the first to comment on this article.