keteladanan sebagai dakwah kontemporer dalam menyongsong masyarakat modern
Clicks: 154
ID: 237945
2018
Article Quality & Performance Metrics
Overall Quality
Improving Quality
0.0
/100
Combines engagement data with AI-assessed academic quality
Reader Engagement
Emerging Content
3.0
/100
10 views
10 readers
Trending
AI Quality Assessment
Not analyzed
Abstract
This paper aims to explore the application of exemplary as a form of contemporary da’wah. Exemplary dakwah in modern society consist of: 1) Da’wah able to give example to society to life and noble civilization, so that human become dignified (akramal akramin); 2) Da’wah that able to motivate and facilitate society to live orderly and far of the pollution that damages his conscience; 3) Da’wah that produces high cultural products resulting from emulating noble behavior and deep reflection with the highest knowledge; 4) Da’wah that is able to bridge the diametric gap between the various orientations; and 5) Da’wah that becomes the solution and able to compensate for the various offers of non-propagation information. Execution of exemplary method in da'wah of a dai has at least two main requirements: (1) requirements of science, (2) personality requirements to be role models for society.
Tulisan ini bertujuan menggali penerapan keteladanan sebagai bentuk dakwah kontemporer. Dakwah dengan keteladanan sebagai dakwah kontemporer dalam masyarakat modern adalah: 1) Dakwah yang mampu meneladani masyarakat dalam menapak jejak kemuliaan hidup dan peradaban yang tinggi, sehingga manusia menjadi bermartabat (akramal akramin); 2) Dakwah yang mampu memotivasi dan memfasilitasi masyarakat untuk hidup teratur dan jauh dari polusi yang merusak nuraninya; 3) Dakwah yang menghasilkan produk kebudayaan yang tinggi (tidak remeh-temeh) yang dihasilkan dari meneladani perilaku yang mulia dan perenungan yang mendalam dengan pengetahuan yang tinggi; 4) Dakwah yang mampu menjembatani kesenjangan diametral antara berbagai orientasi; dan 5) Dakwah yang menjadi solusi dan mampu mengimbangi berbagai tawaran informasi non-dakwah. Pelaksanaan metode keteladanan dalam dakwah seorang dai sedikitnya memiliki dua persyaratan utama: (1) persyaratan keilmuan, (2) persyaratan kepribadian untuk dijadikan suri teladan bagi masyarakat.
| Reference Key |
bastomi2018komunikaketeladanan
Use this key to autocite in the manuscript while using
SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
|
|---|---|
| Authors | ;Hasan Bastomi |
| Journal | acta anaesthesiologica scandinavica |
| Year | 2018 |
| DOI |
10.24090/kom.v11i1.1275
|
| URL | |
| Keywords |
Citations
No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org
Comments
No comments yet. Be the first to comment on this article.