analisis experiential marketing terhadap experiential value di industri smartphone

Clicks: 161
ID: 237798
2016
Article Quality & Performance Metrics
Overall Quality
Not rated
Combines reader engagement with the AI quality analysis. This article has not been analysed, so there is no overall score — reader engagement is measured and shown alongside.
AI Quality Assessment
Not analyzed
Readership in this journal
Steady

Ranked #44 of 48 articles by views in British journal of anaesthesia

Most read Least read

Bar heights use a square-root scale.

Mint this article as an NFT
Not yet minted

Create a permanent, verifiable on-chain record of this article on the Scimatic Network. The NFT is held in your Journament account, and you can withdraw it to your own wallet at any time.

5 SUSD one-off · no wallet required
Abstract

Persaingan yang ketat di industri smartphone membuat perusahaan mulai menanamkan konsep experiential marketing dan experiential value dalam memposisikan produk untuk mengalahkan pesaing. Saat ini para produsen smartphone berlomba-lomba untuk menawarkan produk dan jasa bagi konsumen berdasarkan pada perkembangan kebutuhan dan keinginan konsumen. Produsen dituntut untuk tidak sekedar menjual produk atau jasa saja, tetapi juga berpikir bagaimana menciptakan produk maupun jasa yang dapat memberikan pengalaman berkesan bagi konsumennya. Penelitian dengan judul “Analisis Experiential Marketing terhadap Experiential Value di Industri Smartphone” ini merupakan replikasi penelitian yang dilakukan oleh Maghnati et al (2012), dengan judul “Exploring the Relationship between Experiential Marketing and Experiential Value in the Smartphone Industry“. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh indikator experiential marketing yaitu sense experience, feel experience, act experience, relate experience, think experience terhadap experiential value. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 500 mahasiswa yang diperoleh melalui metode Judgement Sampling dan Quota Sampling yang diambil dari 5 perguruan tinggi di Daerah Istimewa Yogyakarta. Hasil dari Analisis Regresi Linear Berganda dengan pengolahan data menggunakan perangkat lunak SPSS versi 16: sense experience, feel experience, act experience, relate experience, think experience berpengaruh positif signifikan terhadap experiential value. Variabel yang mempunyai pengaruh paling dominan dalam mempengaruhi experiential value adalah variable think experience. Dengan demikian hasil penelitian ini mendukung penelitian Maghnati. et al (2012) yang menemukan bahwa experiental marketing berpengaruh positif signifikan terhadap experiental value. 

Kata kunci: Sense Experience, Feel Experience, Act Experience, Relate Experience, Think Experience, Experiential Value

Reference Key
styawan2016jurnalanalisis Use this key to autocite in the manuscript while using SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
Authors ;Rydho Styawan;Budi Astuti
Journal British journal of anaesthesia
Year 2016
DOI
10.20885/jsb.vol18.iss2.art7
URL
Keywords

Citations

No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org

No comments yet. Be the first to comment on this article.