tingginya konsentrasi high sensitivity c-reactive protein sebagai risiko kejadian penyakit arteri perifer pada penderita diabetes melitus tipe 2 lanjut usia

Clicks: 160
ID: 231990
2012
Article Quality & Performance Metrics
Overall Quality
Not rated
Combines reader engagement with the AI quality analysis. This article has not been analysed, so there is no overall score — reader engagement is measured and shown alongside.
AI Quality Assessment
Not analyzed
Readership in this journal
Steady

Ranked #66 of 151 articles by views in critical reviews in food science and nutrition

Most read Least read

Bar heights use a square-root scale. Only the 120 most-read articles are drawn; the journal has 151 in total.

Mint this article as an NFT
Not yet minted

Create a permanent, verifiable on-chain record of this article on the Scimatic Network. The NFT is held in your Journament account, and you can withdraw it to your own wallet at any time.

5 SUSD one-off · no wallet required
Abstract
Pada orang lanjut usia (Lansia) yang menderita diabetes melitus (DM) tipe 2, tingginya konsentrasi penanda inflamasi sistemik High Sensitivity C-Reactive Protein (hs-CRP), dapat memprediksi kejadian penyakit kardiovaskular dan stroke. Tidak diketahui apakah tingginya konsentrasi hs-CRP juga berhubungan dengan terjadinya Penyakit Arteri Perifer (PAP) pada DM tipe 2 lansia. Dengan menggunakan rancangan penelitian kasus kontrol untuk mengukur konsentrasi hs-CRP pada pasien DM tipe 2 lansia yang berobat di Poliklinik Geriatri RSUP Sanglah Denpasar dan terjadinya PAP/ Penyakit Arteri Perifer (nilai Ankle Brachial Index ??0.90) atau non PAP. Subjek di eksklusi apabila pasien (pria maupun wanita) menderita penyakit ginjal kronis (serum kreatinin >3 mg/dl) dan menderita kondisi-kondisi yang berpotensi mempengaruhi konsentrasi hs-CRP contohnya penyakit autoimun, infark miocardium, keganasan dan juga infeksi akut (konsentrasi hs-CRP >10mg/L). Variabel confounding adalah profil lipid (High Density Lipoprotein (HDL), Low density lipoprotein (LDL), Triglyceride (TG) and Total Cholesterol), hipertensi dan obesitas sentral. Subjek yang dimasukkan dalam kelompok kasus dan kontrol telah melalui proses matching (berdasarkan umur dan jenis kelamin). Terdapat 24 kasus dan 21 kontrol yang memenuhi kriteria tersebut. Tidak ditemukan adanya perbedaan rerata pada karakteristik kelompok kasus dan kontrol berdasarkan umur (p=.185) dan jenis kelamin (p=.183). hubungan antara tingginya konsentrasi hs-CRP (cut off point 1 mg/l) sebagai faktor risiko terjadinya PAP pada DM lansia tidak signifikan (OR=2.000, Pvalue=.205). Hal ini diperkirakan karena kuantitas sampel yang didapat tidak mencukupi kriteria dari analisis statistik atau mungkin hubungan itu sendiri terlalu lemah. Bukti tingginya konsentrasi hs-CRP dapat memprediksi risiko terjadinya PAP pada DM tipe 2 lansia pada penelitian ini belum terbukti perlu dilakukan penelitian lanjutan dengan sampel yang lebih banyak.
Reference Key
ra2012medicinatingginya Use this key to autocite in the manuscript while using SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
Authors ;Tuty Kuswardhani RA;Wisnu Wardhana
Journal critical reviews in food science and nutrition
Year 2012
DOI
DOI not found
URL
Keywords Keywords not found

Citations

No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org

No comments yet. Be the first to comment on this article.