puisi arab dan penafsiran alquran: studi tafsir al-kasysyaf dan al-muharrir al-wajiz

Clicks: 110
ID: 229774
2017
Article Quality & Performance Metrics
Overall Quality
Not rated
Combines reader engagement with the AI quality analysis. This article has not been analysed, so there is no overall score — reader engagement is measured and shown alongside.
AI Quality Assessment
Not analyzed
Readership in this journal
Steady

Ranked #18 of 35 articles by views in Biological chemistry

Most read Least read

Bar heights use a square-root scale.

Mint this article as an NFT
Not yet minted

Create a permanent, verifiable on-chain record of this article on the Scimatic Network. The NFT is held in your Journament account, and you can withdraw it to your own wallet at any time.

5 SUSD one-off · no wallet required
Abstract
Secara teknis puisi Arab dan Alquran menyatu dalam ranah bahasa. Puisi Arab merupakan cara berberbahasa melalui ungkapan-ungkapan yang  mengandung nilai- nilai keindahan dengan cita rasa seni yang tinggi dalam budaya Arab. Sementara itu Alquran adalah kitab suci yang tertulis dalam bahasa Arab. Secara substantif, puisi Arab merupakan wadah yang mengartikulasikan nilai-nilai budaya yang dianut oleh bangsa Arab, puisi merupakan informasi tentang segala sesuatu yang dialami dan dirasakan bangsa Arab tentang sesuatu yang terbesit dalam hati mereka, dan juga tentang lingkungan yang ada pada mereka, sementara Alquran diturunkan dalam konteks ruang dan waktu di mana budaya masyarakat Arab hidup.     Kata Kunci: puisi arab, penafsiran, al-kasysyaf dan al-muharrir al-wajiz
Reference Key
mahyudin2017kajianpuisi Use this key to autocite in the manuscript while using SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
Authors ;Ritonga Mahyudin
Journal Biological chemistry
Year 2017
DOI
10.23917/kls.v27i1.4943
URL
Keywords

Citations

No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org

No comments yet. Be the first to comment on this article.