analisis pemikiran sastra najm al-dÎn al-thÛfÎ dalam al-iksÎr fÎ `ilmi al-tafsÎr
Clicks: 132
ID: 221846
2018
Article Quality & Performance Metrics
Overall Quality
Improving Quality
0.0
/100
Combines engagement data with AI-assessed academic quality
Reader Engagement
Steady Performance
30.0
/100
106 views
15 readers
Trending
AI Quality Assessment
Not analyzed
Abstract
Ilmu tafsir sebagai disiplin keilmuan Islam semakin berkembang dan menarik untuk dikaji karena karakter isi dan kandungan al-Qur’an bagaikan lautan yang tak pernih kering airnya dan tak akan habis keajaibannya. Juga didukung oleh eksistensinya sebagai kitab suci umat Islam dan kedudukannya yang menempati urutan pertama dalam memahami ajaran Islam. Kemajuan ilmu agama dan sains dengan berbagai corak dan ragamnya memberi ruang munculnya berbagai model pendekatan dalam menafsirkan al-Qur’an. Model pendekatan sastra adalah salah satu tawaran penting bagi para pengkaji al-Qur’an untuk menyelami keindahan bahasa dan menemukan aspek i`jâz (ke-mu’jizatan) al-Qur’an. I'jâz berfungsi menjadi bukti yang mempertegas posisi al-Qur’an sebagai firman Allah (Kalam allah) untuk membedakannya dengan perkataan manusia. Beragam varian uslûb (gaya bahasa) bisa ditemukan dalam al-Qur’an dan itu dipergunakan sesuai dengan kondisi dan konteks realita sosial budaya yang berkembang saat turunnya al-Qur’an. Hal tersebut tidak muncul begitu saja namun dipastikan mengandung nilai dan muatan sastra untuk mendukung ke-mu’jizat-annya
| Reference Key |
mujib2018jurnalanalisis
Use this key to autocite in the manuscript while using
SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
|
|---|---|
| Authors | ;Lalu Supriadi Bin Mujib |
| Journal | clinicoeconomics and outcomes research |
| Year | 2018 |
| DOI |
10.24014/jush.v26i1.4070
|
| URL | |
| Keywords |
Citations
No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org
Comments
No comments yet. Be the first to comment on this article.