knowledge on malaria among workers in a central sulawesi district
Article Quality & Performance Metrics
Abstract
Abstrak
Latar belakang: Malaria merupakan penyakit endemik di Indonesia. Penyakit ini dapat menyerangsiapa saja, termasuk pekerja, yang dampaknya menurunkan produktivitas. Untuk mencegah penyakitmalaria dibutuhkan pengetahuan pekerja yang baik tentang penyakit ini. Tujuan penelitian ini untukmengidentifikasi tingkat pengetahuan malaria pekerja dan faktor yang berhubungan.
Metode: Studi potong lintang menggunakan data dari the Malaria Problem in 3 Subdistricts of BanggaiRegency: an Epidemiological Study. Populasi studi tersebut adalah pekerja dewasa (non konstruksi) danpekerja konstruksi suatu perusahaan migas di suatu kabupaten di Sulawesi Tengah, Indonesia pada tahun2013. Subyek terdiri dari pekerja yang dipilih secara purposif. Pengumpulan data dilakukan denganwawancara langsung pada 5-12 September 2013. Analisis data dengan regresi Cox dengan waktu yangkonstan menggunakan Stata versi 9.0.
Hasil: Jumlah subyek sebanyak 125 orang (55 non konstruksi and 70 konstruksi), 62.7% di antaranyapekerja dengan pengetahuan malaria baik. Faktor yang dominan adalah umur dan transportasi. Subyekyang bermur 41-65 tahun dibandingkan dengan yang lebih muda mempunyai 34% lebih baik pengetahuanmalaria [risiko relatif (RRa) = 1,34; 95% interval kepercayaan (CI) = 0,99-1,80). Di samping itu, subyekyang menggunakan transportasi kendaraan ke tempat kerja dibandingkan yang jalan kaki mempunyai 2,1kali lebih baik pengetahuan malaria (RRa = 2,1; 95% CI = 1,22-3,60).
Kesimpulan: Subyek yang berumur lebih tua atau yang menggunakan kendaraan ke tempat kerjamempunyai pengetahuan malaria yang lebih baik. (Health Science Journal of Indonesia;2015;6:38-42)
Kata kunci: malaria, pengetahuan, pekerja
Abstract
Background: Malaria is an endemic diasease in Indonesia. This disease can be transmitted to anyone,including workers, which decreasing productivity. To prevent malaria good knowledge on malaria is needed.The purpose of this study was to identify related risk factors related to malaria knowledge among workers.
Methods: This study used part of data from the Malaria Problem in 3 subdistricts of Banggai Regency,Central Sulawesi, Indonesia in 2013. The subjects were purposively selected adult non constructionworkers and construction workers. Data collection were conducted in September 5-12, 2013. Data analysisby Cox regression with constant time using Stata version 9.0.
Results: The were 125 workers (70 construction and 55 non construction workers). Those with goodknowledge on malaria were 62.7%. Age and the type of transportation used were dominant risk factorsrelated to knowledge on malaria. Compared to the younger workers, 34% of those aged 41-65 years hadgood knowledge on malaria [adjusted relative risk (RRa) = 1.34; 95% condidence interval (CI) = 0.99-1.80). Furthermore, those using vehicles to the workplace had 2.1-fold had better knowledge on malaria(RRa = 2.10; 95% CI = 1.22-3.60) compared to those walking to the workplace.
Conclusion: Older workers and workers using vehicles to the workplace had better knowledge on malaria.(Health Science Journal of Indonesia;2015;6:38-42)
Keywords: malaria, knowledge, workers
| Reference Key |
soemarko2016healthknowledge
Use this key to autocite in the manuscript while using
SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
|
|---|---|
| Authors | ;Dewi Sumaryani Soemarko;Astrid B. Sulistomo |
| Journal | revista de psicología |
| Year | 2016 |
| DOI |
DOI not found
|
| URL | |
| Keywords |
Citations
No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org
Comments
No comments yet. Be the first to comment on this article.