spektrum infeksi menular seksual di poliklinik kulit dan kelamin rumah sakit umum pusat sanglah periode 2009-2011
Clicks: 58
ID: 199723
2014
Article Quality & Performance Metrics
Overall Quality
Improving Quality
0.0
/100
Combines engagement data with AI-assessed academic quality
Reader Engagement
Steady Performance
17.1
/100
57 views
11 readers
Trending
AI Quality Assessment
Not analyzed
Mint this article as an NFT
Not yet mintedCreate a permanent, verifiable on-chain record of this article on the Scimatic Network. The NFT is held in your Journament account, and you can withdraw it to your own wallet at any time.
5
SUSD
one-off · no wallet required
Abstract
Infeksi Menular Seksual adalah penyakit infeksi yang dapat menular dari satu orang
ke orang lain melalui hubungan seksual. Penyakit ini tersebar di seluruh dunia .
Penelitian ini dilakukan untuk bisa mengetahui bagaimana spektr um Infeksi Menular
Seksual di Rumah Sakit Sanglah dalam periode 2009-2011. Metode penelitian yang
digunakan adalah pengumpulan data dari buku register poliklinik IMS di RSUP
Sanglah periode 2009-2011 dengan teknik analisis data yang dipergunakan adalah
analisis deskriptif argumentatif. Dari hasil penelitian didapatkan total jumlah pasien
poliklinik kulit RSUP Sanglah tahun 2009-2011 adalah 20.994 orang, dimana 640
orang
(
3,05%
)
merupakan pasien IMS. Dari kasus IMS yg ada, herpes genitalis
menjadi diagnosis terbanyak dengan jumlah 222 orang
(
34,7%
)
, dilanjutkan oleh
condyloma di peringkat kedua dengan jumlah 141 orang
(
22,1%
)
, di peringkat ketiga
ada gonore dengan jumlah 131 orang
(
20,5%
)
, lalu candidiasis dengan jumlah 53
orang
(
8,3%
)
, sifilis dengan jumlah 47 orang
(
7,4%
)
, dan di peringkat terakhir ada
bacterial vaginosis dengan jumlah 26 orang
(
4,1%
)
. Sepanjang 2009 hingga 2011
kasus IMS lebih dominan pasien laki-laki. Pasien IMS sepanjang tahun 2009-2011
puncak kejadian ditemukan pada rentang umur di atas 30 tahun.
ke orang lain melalui hubungan seksual. Penyakit ini tersebar di seluruh dunia .
Penelitian ini dilakukan untuk bisa mengetahui bagaimana spektr um Infeksi Menular
Seksual di Rumah Sakit Sanglah dalam periode 2009-2011. Metode penelitian yang
digunakan adalah pengumpulan data dari buku register poliklinik IMS di RSUP
Sanglah periode 2009-2011 dengan teknik analisis data yang dipergunakan adalah
analisis deskriptif argumentatif. Dari hasil penelitian didapatkan total jumlah pasien
poliklinik kulit RSUP Sanglah tahun 2009-2011 adalah 20.994 orang, dimana 640
orang
(
3,05%
)
merupakan pasien IMS. Dari kasus IMS yg ada, herpes genitalis
menjadi diagnosis terbanyak dengan jumlah 222 orang
(
34,7%
)
, dilanjutkan oleh
condyloma di peringkat kedua dengan jumlah 141 orang
(
22,1%
)
, di peringkat ketiga
ada gonore dengan jumlah 131 orang
(
20,5%
)
, lalu candidiasis dengan jumlah 53
orang
(
8,3%
)
, sifilis dengan jumlah 47 orang
(
7,4%
)
, dan di peringkat terakhir ada
bacterial vaginosis dengan jumlah 26 orang
(
4,1%
)
. Sepanjang 2009 hingga 2011
kasus IMS lebih dominan pasien laki-laki. Pasien IMS sepanjang tahun 2009-2011
puncak kejadian ditemukan pada rentang umur di atas 30 tahun.
| Reference Key |
wirakusuma2014e-jurnalspektrum
Use this key to autocite in the manuscript while using
SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
|
|---|---|
| Authors | ;A.A.N.B. Adhitya Wirakusuma;I.G.K. Darmada;Luh Made Mas Rusyati |
| Journal | scandinavian journal of immunology |
| Year | 2014 |
| DOI |
DOI not found
|
| URL | |
| Keywords | Keywords not found |
Citations
No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org
Comments
No comments yet. Be the first to comment on this article.