studi deskriptif: prevalensi dan distribusi keluhan muskuloskeletal pada guru sd pengguna sepatu berhak tinggi di kecamatan klungkung
Clicks: 126
ID: 198710
2014
Article Quality & Performance Metrics
Overall Quality
Not rated
Combines reader engagement with the AI quality analysis. This
article has not been analysed, so there is no overall score —
reader engagement is measured and shown alongside.
Reader Engagement
Steady Performance
30.0
/100
126 views
17 readers
AI Quality Assessment
Not analyzed
Readership in this journal
SteadyRanked #25 of 40 articles by views in scandinavian journal of immunology
Most read
Least read
Bar heights use a square-root scale.
Mint this article as an NFT
Not yet mintedCreate a permanent, verifiable on-chain record of this article on the Scimatic Network. The NFT is held in your Journament account, and you can withdraw it to your own wallet at any time.
5
SUSD
one-off · no wallet required
Abstract
Keluhan muskuloskeletal menjadi salah satu risiko kesehatan yang sering dialami oleh
para pekerja, termasuk kalangan profesi guru. Pada kalangan profesi guru, selain faktor
sikap kerja, cara kerja, dan faktor lingkungan kerja, penggunaan sepatu berhak tinggi
dapat menjadi pemicu timbulnya gangguan muskuloskeletal, terutama keluhan pada
tungkai bawah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui prevalensi dan
sebaran keluhan muskuloskeletal pada guru pengguna sepatu berhak tinggi. Penelitian
ini berupa studi cross-sectional deskriptif. Besar sampel penelitian adalah 67 guru SD di
Kecamatan Klungkung. Prevalensi dan sebaran keluhan muskuloskeletal didata dengan
menggunakan kuisioner nordic bady map. Prevalensi guru pengguna sepatu berhak
tinggi yang mengalami keluhan muskuloskeletal adalah 92.5%. Keluhan
muskuloskeletal dominan dialami di bagian betis kanan (65.67%), betis kiri (64.18%),
kaki kiri (53.73%), kaki kanan (52.24%), dan lutut kanan (50.75%).
para pekerja, termasuk kalangan profesi guru. Pada kalangan profesi guru, selain faktor
sikap kerja, cara kerja, dan faktor lingkungan kerja, penggunaan sepatu berhak tinggi
dapat menjadi pemicu timbulnya gangguan muskuloskeletal, terutama keluhan pada
tungkai bawah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui prevalensi dan
sebaran keluhan muskuloskeletal pada guru pengguna sepatu berhak tinggi. Penelitian
ini berupa studi cross-sectional deskriptif. Besar sampel penelitian adalah 67 guru SD di
Kecamatan Klungkung. Prevalensi dan sebaran keluhan muskuloskeletal didata dengan
menggunakan kuisioner nordic bady map. Prevalensi guru pengguna sepatu berhak
tinggi yang mengalami keluhan muskuloskeletal adalah 92.5%. Keluhan
muskuloskeletal dominan dialami di bagian betis kanan (65.67%), betis kiri (64.18%),
kaki kiri (53.73%), kaki kanan (52.24%), dan lutut kanan (50.75%).
| Reference Key |
dewi2014e-jurnalstudi
Use this key to autocite in the manuscript while using
SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
|
|---|---|
| Authors | ;Komang Ayu Trisna Dewi |
| Journal | scandinavian journal of immunology |
| Year | 2014 |
| DOI |
DOI not found
|
| URL | |
| Keywords | Keywords not found |
Citations
No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org
Comments
No comments yet. Be the first to comment on this article.