dampak ujian berisiko tinggi terhadap proses mengajar dan belajar kimia di sekolah menengah atas

Clicks: 103
ID: 197943
2012
Article Quality & Performance Metrics
Overall Quality
Not rated
Combines reader engagement with the AI quality analysis. This article has not been analysed, so there is no overall score — reader engagement is measured and shown alongside.
AI Quality Assessment
Not analyzed
Readership in this journal
Popular

Ranked #38 of 53 articles by views in journal of personality and social psychology

Most read Least read

Bar heights use a square-root scale.

Mint this article as an NFT
Not yet minted

Create a permanent, verifiable on-chain record of this article on the Scimatic Network. The NFT is held in your Journament account, and you can withdraw it to your own wallet at any time.

5 SUSD one-off · no wallet required
Abstract
Penelitian ini menguji dampak dari masuknya kimia dalam ujian nasional (UN) sebagai pengujian berisiko tinggi pada beberapa aspek kimia pengajaran serta aspek psikodinamik belajar kimia di tingkat sekolah menengah atas. Kausal-komparatif desain penelitian digunakan untuk penelitian ini. Untuk melakukan studi dua lima-poin Likert-jenis skala yang dikembangkan dan divalidasi, yaitu skala mengajar guru (TT-Scale) dan aspek psikodinamik skala belajar siswa (PSL-Skala). Sampel dalam penelitian ini adalah guru kimia 110 serta 240 siswa jurusan IPA di provinsi Jawa Barat digambar dengan multi-stage cluster sampling prosedur. Analisis data menggunakan t-test dan ANCOVA dilakukan untuk menguji signifikansi perbedaan rata-rata: tindakan pedagogis Guru sebelum vs setelah kimia termasuk dalam UN, aspek psikodinamik belajar siswa kelas 11 (lemah terpapar oleh UN) vs 12 grader (kuat terpapar oleh UN). Ditemukan bahwa perubahan pengujian berisiko tinggi secara signifikan pada berikut: Konten harus diajarkan lebih fokus pada konten pemeriksaan, proses mengajar menjadi lebih berpusat pada siswa, dan masalah latihan pemecahan menjadi lebih dominan dalam mengajar. Berkaitan dengan aspek psikodinamik belajar siswa, terungkap bahwa siswa kelas 12 cenderung memiliki tingkat yang lebih tinggi dalam berikut: Sikap terhadap belajar, motivasi belajar, self-efficacy, dan belajar mandiri. Namun, itu juga menunjukkan bahwa siswa mengembangkan kepercayaan yang tidak pantas pada pembelajaran yang efektif. Namun, efek dari tinggi-saham pengujian pada kecemasan tes siswa tidak dibuktikan. Kata kunci: high-stake testing, ujian nasional, kimia mengajar, psikodinamik aspek pembelajaran
Reference Key
firman2012jurnaldampak Use this key to autocite in the manuscript while using SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
Authors
Journal journal of personality and social psychology
Year 2012
DOI
10.18269/jpmipa.v17i1.246
URL
Keywords

Citations

No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org

No comments yet. Be the first to comment on this article.