pengayaan vegetasi penutupan lahan untuk pengendalian tingkat kekritisan das satui provinsi kalimantan selatan
Clicks: 150
ID: 189707
2016
Article Quality & Performance Metrics
Overall Quality
Improving Quality
0.0
/100
Combines engagement data with AI-assessed academic quality
Reader Engagement
Emerging Content
5.7
/100
19 views
19 readers
Trending
AI Quality Assessment
Not analyzed
Abstract
Kajian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi vegetasi penutupan lahan dan tingkat kekritisan lahan di DAS Satui Provinsi Kalimantan Selatan. Penentuan tingkat kekritisan lahan dan kondisi vegetasi pentupan lahan serta arahan pengendaliannya dilakukan melalui metode pendekatan secara spasial terhadap kondisi tutupan lahan dengan memanfaatkan sistem informasi Geografis. Hasil kajian diperoleh bahwa: 1) kondisi eksisting: a) vegetasi tutupan hutan seluas 49.703,37 ha (32 %), tutupan vegetasi non hutan 83.694,61 ha (54 %); b) lahan tidak bervegetasi 20.123,65 ha (13 %). Lahan dengan kriteria kritis (kritis dan sangat kritis) seluas 34.435,67 ha (22,43 %). 2) Arahan penurunan tingkat kekritisan lahan; a) pengayaan tutupan vegetasi hutan menjadi seluas 66.975,57 ha (44 %), sedangkan lahan terbuka, semak belukar dan pertambangan berkurang seluas 17.782,99 ha (12 %); b) berdasarkan pengayaan vegetasi menurunkan tingkat kekritisan lahan menjadi lahan kritis 1.536,82 ha (1,01%); c) pengayaan tutupan vegetasi hutan dan penurunan tingkat kekritisan lahan dapat meningkatkan fungsi DAS Satui sebagai pengatur tata air untuk mengendalikan kerawanan banjir dan menigkatkan produktivitas lahan untuk kesejahteraan masyarakat.
Kata Kunci: Lahan kritis, vegetasi tutupan lahan, DAS
| Reference Key |
kadir2016jurnalpengayaan
Use this key to autocite in the manuscript while using
SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
|
|---|---|
| Authors | ;Syarifuddin Kadir;Badaruddin Badaruddin |
| Journal | case reports in dermatological medicine |
| Year | 2016 |
| DOI |
DOI not found
|
| URL | |
| Keywords |
Citations
No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org
Comments
No comments yet. Be the first to comment on this article.