persepsi mahasiswa uny terhadap pola pelaksanaan kkn-ppl terpadu di wilayah kabupaten purworejo

Clicks: 55
ID: 185969
2010
Article Quality & Performance Metrics
Overall Quality
Not rated
Combines reader engagement with the AI quality analysis. This article has not been analysed, so there is no overall score — reader engagement is measured and shown alongside.
AI Quality Assessment
Not analyzed
Readership in this journal
Star

Ranked #17 of 21 articles by views in Food science and biotechnology

Most read Least read

Bar heights use a square-root scale.

Mint this article as an NFT
Not yet minted

Create a permanent, verifiable on-chain record of this article on the Scimatic Network. The NFT is held in your Journament account, and you can withdraw it to your own wallet at any time.

5 SUSD one-off · no wallet required
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswa praktikan terhadap (1) pola bimbingan; (2) intensitas bimbingan; (3) optimalisasi pelaksanaan program; (4) waktu pelaksanaan dan (5) pencapaian kompetensi  pelaksanaan KKN-PPL terpadu. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Variabel penelitian terdiri dari lima variabel yaitu pola bimbingan, intensitas bimbingan, optimalisasi pencapaian progam, waktu pelaksanaan, dan pencapaian kompetensi. Populasi penelitian adalah mahasiswa praktikan KKN-PPL yang berlokasi di wilayah Kabupaten Purworejo, berjumnlah 274 mahasiswa. Jumlah sampel sebanyak 101 ditentukan berdasarkan Nomogram Henry King dengan derajat kesalahan 7%. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cluster dan proposional sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan angket dan dokumentasi. Analisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunnjukkan bahwa (1) Persepsi mahasiswa terhadap pola bimbingan KKN-PPL terpadu, pada umumnya baik terutama dalam hal arti penting keberadaan dan peran pembimbing, tetapi berpersepsi kurang baik terhadap cakupan aspek pembimbingan yang dianggap kurang komprehensif, struktur waktu yang tidak terjadwal dan metode bimbingan yang kurang variatif; (2) Persepsi terhadap intensitas bimbingan pada umumnya kurang baik terutama dalam hal jumlah kunjungan DPL KKN dan DPL PPL. Persepsi praktikan tergolong baik dalam hal kebermanfaatan dan efektivitas bimbingan waktu  bimbingan; (3) Persepsi mahasiswa terhadap optimalisasi pelaksanaan program, umumnya kurang baik terutama dalam hal kesulitan alokasi waktu untuk kegiatan KKN dan PPL, kurang optimalnya pelaksanaan progam dan kurang menganggap baik terhadap pola KKN-PPL terpadu; (4) Persepsi mahasiswa terhadap waktu pelaksanaan KKN-PPL terpadu umunya menyatakan cukup, dan tingkat ketercapaian alokasi waktu untuk KKN dan PPL cukup proporsional, tetapi pengaturan waktu pelaksanaan untuk  KKN dan PPL kadang menyulitkan, kesempatan untuk pengembangan potensi mahasiswa kurang; (5) Persepsi mahasiswa terhadap pencapaian kompetensi melalui KKN-PPL umumnya positif untuk ketercapaian dan peningkatan kompetensi keguruan terutama dalam hal kompetensi pedagogik dan profesional. Kompetensi yang ketercapaiannya rendah adalah kompetensi sosial. Peran pembimbingan oleh pihak sekolah dan DPL sangat membantu dalam peningkatan kompetensi keguruan.
Reference Key
*2010informasipersepsi Use this key to autocite in the manuscript while using SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
Authors ;Suparmini *
Journal Food science and biotechnology
Year 2010
DOI
10.21831/informasi.v2i2.6207
URL
Keywords

Citations

No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org

No comments yet. Be the first to comment on this article.