senyawa aktif antiinflamasi dari kulit batang pasak bumi (eurycoma longifolia jack)

Clicks: 193
ID: 180443
2012
Article Quality & Performance Metrics
Overall Quality
Not rated
Combines reader engagement with the AI quality analysis. This article has not been analysed, so there is no overall score — reader engagement is measured and shown alongside.
AI Quality Assessment
Not analyzed
Readership in this journal
Steady

Ranked #10 of 12 articles by views in renewable agriculture and food systems

Most read Least read

Bar heights use a square-root scale.

Mint this article as an NFT
Not yet minted

Create a permanent, verifiable on-chain record of this article on the Scimatic Network. The NFT is held in your Journament account, and you can withdraw it to your own wallet at any time.

5 SUSD one-off · no wallet required
Abstract

Pasak bumi (Eurycoma longifolia Jack) merupakan salah satu famili Simaroubaceae yang mengandung senyawa kimia dengan aktivitas biologik yang potensial.Penggunaannya di masyarakat selama ini hanya terbatas sebagai aprodisiaka, namun beberapa penelitian menunjukkan ditemukannya senyawa kimia dengan aktivitas sebagai antimalaria, antikanker dan antioksidan. Penelitian ini mengungkapkan adanya senyawa kimia yang bersifat antiinflamasi dengan tinjauan reduksi radang pada kaki tikus yang terinduksi karagenan. Hasil penelitian diperoleh suatu senyawa quassinoid yang bersifat antiinflamasi yaitu eurycomaosida, namun aktivitasnya lebih rendah dibanding indometasin sebagai kontrol positif.

 

Kata Kunci : Eurycoma longifolia Jack, antiinflamasi, udema, karagenan, quassinoid

Reference Key
widiyantoro2012eksakta:senyawa Use this key to autocite in the manuscript while using SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
Authors ;Ari Widiyantoro;Indri Kusharyanti;Lia Destiarti;Elvi Rusmiyanto Pancaning Wardoyo
Journal renewable agriculture and food systems
Year 2012
DOI
DOI not found
URL
Keywords

Citations

No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org

No comments yet. Be the first to comment on this article.