efektivitas integrasi terapi metadon dengan layanan psikososial terhadap kesehatan psikis penyalahguna narkoba

Clicks: 123
ID: 179672
2012
Article Quality & Performance Metrics
Overall Quality
Not rated
Combines reader engagement with the AI quality analysis. This article has not been analysed, so there is no overall score — reader engagement is measured and shown alongside.
AI Quality Assessment
Not analyzed
Readership in this journal
Steady

Ranked #86 of 151 articles by views in critical reviews in food science and nutrition

Most read Least read

Bar heights use a square-root scale. Only the 120 most-read articles are drawn; the journal has 151 in total.

Mint this article as an NFT
Not yet minted

Create a permanent, verifiable on-chain record of this article on the Scimatic Network. The NFT is held in your Journament account, and you can withdraw it to your own wallet at any time.

5 SUSD one-off · no wallet required
Abstract
Penyalahgunaan narkoba merupakan masalah medico-psiko-sosio-kultural yang sangat kompleks. Salah satu terapi yang diterapkan di Bali sejak tahun 2003 adalah terapi metadon. Walaupun secara teoritis mudah, namun kemungkinan kambuhnya juga sangat tinggi. Oleh karena itu dipandang perlu untuk mengintegrasikan layanan psikososial ke dalam terapi ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas integrasi tersebut terhadap kesehatan psikisnya. Layanan psikososial berupa Cognitive Behavior therapy, Narcotic anonymous, terapi kelompok, konseling individual, yoga dan terapi kerja. Sepuluh orang narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Denpasar berjenis kelamin laki-laki berusia 20 -30 tahun diberikan perlakuan selama 6 bulan dengan rancangan treatment by subject. Alat ukur disajikan dengan pre dan post test berupa skala Motivasi Berprestasi, Self Esteem dan skala Locus of Control. Hasil pengolahan data dengan t-pair test (? = 0.05) menunjukkan bahwa hasrat berprestasi meningkat secara signifikan (p=0.035, p<0.05), self esteem meningkat dengan sangat signifikan (p=0.005, p<0.01), dan locus of control bergeser ke arah internal secara signifikan (p= 0.01, p<0.05). Hasil penelitian ini membuktikan bahwa integrasi layanan psikososial terhadap terapi metadon telah meningkatkan kesehatan psikis narapidana, sehingga disarankan agar terapi farmakologi terutama yang diberikan dalam waktu panjang dan kompleks seperti halnya terapi metadon, juga disertai dukungan layanan psikososial agar pengobatan menjadi lebih optimal.

Reference Key
m2012medicinaefektivitas Use this key to autocite in the manuscript while using SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
Authors ;Swasti Wulanyani N M
Journal critical reviews in food science and nutrition
Year 2012
DOI
DOI not found
URL
Keywords Keywords not found

Citations

No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org

No comments yet. Be the first to comment on this article.