perilaku tindak tutur berbahasa pemimpin dalam wacana rapat dinas: kajian pragmatik dengan pendekatan jender

Clicks: 5
ID: 170075
2009
Article Quality & Performance Metrics
Overall Quality
Not rated
Combines reader engagement with the AI quality analysis. This article has not been analysed, so there is no overall score — reader engagement is measured and shown alongside.
AI Quality Assessment
Not analyzed
Readership in this journal
Popular

Ranked #34 of 35 articles by views in Biological chemistry

Most read Least read

Bar heights use a square-root scale.

Mint this article as an NFT
Not yet minted

Create a permanent, verifiable on-chain record of this article on the Scimatic Network. The NFT is held in your Journament account, and you can withdraw it to your own wallet at any time.

5 SUSD one-off · no wallet required
Abstract
Secara umum, tujuan penelitian ini adalah untuk memaparkan perbedaan karakteristik pemggunaan bahasa secara pragmatik dengan menggunakan metode jender. Penelitian ini secara khusus untuk memaparkan perbedaan penggunaan bentuk ujaran bahasa antara pimpinan laki-laki dan dan perempuan dalam pertemuan resmi Pemerintah Kota Madya Surakarta. Penelitiian ini menggunakan metode kualitatif dan merupakan penelitian studi kasus. Sumber data meliputi semua individu yang memimpin institusi degan jabatan eselon IV-II, kantor dan kantor cabang di Pemerintah Kota Madya Surakarta berdasarkan purposive sampling dan criterion based selection. Data penelitian berupa ujaran yang diucapkan oleh pimpinan laki-laki dan perempuan dalam pertemuan resmi. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik perekaman, catat, observasi, dan kerjasama dengan informan. Analisis data menggunakan analisis eksistensi dengan mengacu pada analisis pragmatik yang menekankan analisis means-end dan heuristik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ujaran yang diucapkan oleh pimpinan perempuan dalam pertemuan-pertemuan resmi cenderung bersifat ekspresif, simpatik dan rogative (bersifat nyanyian) sedangkan ujaran pimpinan laki-laki cenderung bersifat direktif. Ujaran ekspresif dan simpatik yang diucapkan oleh papa pimpinan perempuan dimaksudkan untuk menyenangkan orang lain dan mereka kurang kompetitif sebab mereka tidak mengarah pada kebutuhan penutur melainkan pada kebutuhan pendengar. Ujaran direktif pimpinan laki-laki cenderung bersifat konfrontatif dan kompetitif serta lebih mengarah pada kebutuhan penutur daripada pendengar. Ujaran rogative yang diucapkan oleh para pimpinan perempuan cenderung dalam bentuk pertanyaan karena mereka merasa tidak yakin apakah pilihan kata yang mereka gunakan keliru ata kurang diterima pada pendengar dengan menggunakan teknik non-literal tak langsung. Akan tetapi, ujaran rogative para pimpinan laki-laki cenderung dalam bentuk menanyakan sesuatu yang bersifat literal, rasional dan langsung pada inti permasalahannya. Kata Kunci: jender, pragmatik, ungkapan, ilokusi, asertif, direktif, rogatif
Reference Key
prayitno2009kajianperilaku Use this key to autocite in the manuscript while using SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
Authors ;Harun Joko Prayitno
Journal Biological chemistry
Year 2009
DOI
10.23917/kls.v21i2.4382
URL
Keywords

Citations

No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org

No comments yet. Be the first to comment on this article.