jenis, perilaku, dan habitat turpepel (coura amboinensis amboinensis)di sekitar sungai wairuapa desa waimital, kecamatan kairatu, seram bagian barat

Clicks: 156
ID: 168055
2016
Article Quality & Performance Metrics
Overall Quality
Not rated
Combines reader engagement with the AI quality analysis. This article has not been analysed, so there is no overall score — reader engagement is measured and shown alongside.
AI Quality Assessment
Not analyzed
Readership in this journal
Popular

Ranked #11 of 23 articles by views in case reports in dermatological medicine

Most read Least read

Bar heights use a square-root scale.

Mint this article as an NFT
Not yet minted

Create a permanent, verifiable on-chain record of this article on the Scimatic Network. The NFT is held in your Journament account, and you can withdraw it to your own wallet at any time.

5 SUSD one-off · no wallet required
Abstract
Di Maluku, reptil yang tergolong hidup di perairan dan daratan adalah Buaya dan Penyu. Berbeda dengan penyu laut yang telah mendapatkan banyak perhatian pemerintah dan ilmuwan, ternyata kura-kura darat yang  oleh  sebagian  masyarakat  Maluku  Tengah  disebut Turpepel(Coura amboinensis amboinensis) belum banyak diketahui dan diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis, perilaku, dan kondisi habitat yang sesuai bagi turpepel. Data yang diperoleh akan dianalisis untuk jenis, perilaku, dan habitat turpepel dengan menggunakan metoda deskriptif. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa perilaku turpepel ini adalah perilaku makan dan minum, tidur, berkembang biak, dan berjemur. Waktu yang dibutuhkan untuk setiap perilaku antara lain : Perilaku makan dan minum, pada pagi hari pukul 07.00 atau 07.30 WIT; Perilaku istirahat, lamanya waktu istirahat (siang) Turpepel tidak menentu, karena Turpepel beristirahat ketika mereka tidak melakukan aktivitas apapun; Perilaku tidur, pada petang atau malam hari pukul 18.30 atau 19.00 WIT; Perilaku berkembang biak, pada musim kawin; dan Perilaku berjemur, pada pagi hari pukul 07.00 atau 07.30 WIT dan hanya berjemur 15 sampai 20 menit. Turpepel menyukai tempat yang lembab gelap dan tempat yang kering gelap, sebab Turpepel hidup pada tipe habitat semi akuatik yaitu tipe habitat campuran daratan (tanah) dan air. Kata Kunci : Turpepel, Jenis, Perilaku, Habitat
Reference Key
apriani2016jurnaljenis, Use this key to autocite in the manuscript while using SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
Authors ;Dwi Apriani;E. Badaruddin;L. Latupapua
Journal case reports in dermatological medicine
Year 2016
DOI
DOI not found
URL
Keywords

Citations

No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org

No comments yet. Be the first to comment on this article.