Kajian Struktur Komunitas Fitoplankton Di Perairan Pantai Desa Tapak Kecamatan Tugu Kota Semarang
Clicks: 4
ID: 308777
2014
Article Quality & Performance Metrics
Overall Quality
Not rated
Combines reader engagement with the AI quality analysis. This
article has not been analysed, so there is no overall score —
reader engagement is measured and shown alongside.
Reader Engagement
Emerging Content
0.9
/100
4 views
3 readers
AI Quality Assessment
Not analyzed
Readership in this journal
EmergingRanked #1,372 of 1,397 articles by views in journal of marine research
Most read
Least read
Bar heights use a square-root scale. Only the 120 most-read articles are drawn; the journal has 1,397 in total.
Mint this article as an NFT
Not yet mintedCreate a permanent, verifiable on-chain record of this article on the Scimatic Network. The NFT is held in your Journament account, and you can withdraw it to your own wallet at any time.
5
SUSD
one-off · no wallet required
Abstract
Fitoplankton merupakan biota tumbuhan yang bersifat autotrophic dan merupakan produsen primer di perairan. Perairan Pantai Desa Tapak dikelilingi oleh perumahan penduduk, kawasan industri, dan aktivitas nelayan yang akan menyumbang pencemaran organik maupun pencemaran anorganik. Perairan ini mengalami peningkatan ketinggian permukaan sebagai akibat pasang tinggi rob, yang mengakibatkan penggenangan daerah pertambakan dan sebagian dari estuaria. Penggenangan tersebut berakibat kepada peningkatan percampuran unsur hara yang diduga akan mempengaruhi keberadaan dan struktur komunitas fitoplankton pada daerah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur komunitas fitoplankton yang meliputi kelimpahan, keanekaragaman, keseragaman, dan dominasi fitoplankton di Perairan Pantai Desa Tapak, Kecamatan Tugu, Semarang. Penelitian ini dilaksanakan pada Oktober - November 2013. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif eksploratif , pengumpulan data dengan Sample Survey Method . Sampel fitoplankton diambil secara horizontal dengan planktonnet 37 µm. Sejumlah 3 stasiun pengambilan sampel telah ditetapkan dengan metode pertimbangan ( purposive sampling method ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur komunitas fitoplankton di Perairan Pantai Desa Tapak tersusun atas 3 kelas fitoplankton yang terdiri dari 24 genus fitoplankton, yaitu kelas Bacillariophyceae (17 genus), kelas Dinophyceae (5 genus), dan Cyanophyceae (2 genus). Genus yang mempunyai kelimpahan tertinggi adalah Skeletonema, Thalassionema, Thalassiothrix, dan Pleurosigma dari kelas Bacillariophyceae. Kelimpahan fitoplankton rata-rata berkisar 25.426 – 34.100 sel/m 3 . Nilai keanekaragaman berkisar 1,68 – 2,05, dimana tertinggi pada stasiun II dan terendah pada stasiun III. Keseragaman berkisar 0,66 – 0,76, dimana tertinggi pada stasiun II yang diikuti dengan stasiun I dan stasiun III. Nilai dominansi berkisar 0,24 – 0,34, dimana tertinggi pada stasiun III dan diikuti stasiun I dan stasiun II
| Reference Key |
openalex_W2441994950
Use this key to autocite in the manuscript while using
SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
|
|---|---|
| Authors | Putri Sakinah Mayani, Widianingsih Widianingsih, Hadi Endrawati |
| Journal | journal of marine research |
| Year | 2014 |
| DOI |
10.14710/jmr.v3i4.11412
|
| URL | |
| Keywords | Keywords not found |
Citations
No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org
Comments
No comments yet. Be the first to comment on this article.