Konsep Prokreasi dalam Kejadian 1:26-28 sebagai Jawaban terhadap Gaya Hidup Childfree
Clicks: 48
ID: 280864
2023
Article Quality & Performance Metrics
Overall Quality
Improving Quality
0.0
/100
Combines engagement data with AI-assessed academic quality
Reader Engagement
Emerging Content
4.5
/100
15 views
15 readers
Trending
AI Quality Assessment
Not analyzed
Abstract
Ada orang yang secara sadar dan sukarela memilih gaya hidup childfree, yakni keputusan untuk menjalani hidup tanpa adanya keturunan dalam pernikahannya meskipun kondisi organ reproduksi suami maupun istri dalam keadaan memungkinkan untuk berketurunan. Alasan psikologis, ekonomi, filosofis, dan lingkungan telah menjadi pendorong untuk memilih gaya hidup childfree. Beberapa pemikir Kristen membenarkan gaya hidup ini. Namun Kejadian 1:26-28 menunjukkan prokreasi sebagai program yang Allah kehendaki dalam pernikahan. Dengan metode hermeneutika, artikel ini mengupas konsep prokreasi dalam Kejadian 1:26-28 untuk memberikan jawabann terhadap gaya hidup childfree. Hasilnya dapat disimpulkan bahwa childfree tidak sesuai dengan kebenaran biblikal dalam kitab suci.
| Reference Key |
prabowo2023konseppengarah
Use this key to autocite in the manuscript while using
SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
|
|---|---|
| Authors | Prabowo, Paulus Dimas;Malela, Anggi; |
| Journal | Pengarah |
| Year | 2023 |
| DOI |
DOI not found
|
| URL | |
| Keywords |
Citations
No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org
Comments
No comments yet. Be the first to comment on this article.