aspek pedadogis dalam dakwah rasulullah saw: studi analitis atas q.s. al-jumu’ah 62: 2
Clicks: 65
ID: 259448
2014
Article Quality & Performance Metrics
Overall Quality
Improving Quality
0.0
/100
Combines engagement data with AI-assessed academic quality
Reader Engagement
Emerging Content
2.1
/100
7 views
7 readers
Trending
AI Quality Assessment
Not analyzed
Abstract
Kitab suci al-Qur`an menyebutkan bahwa dalam diri Rasulullah terdapat suri tauladan yang baik (QS. Al-Ahzab 33: 21). Sebagai sosok yang dijadikan percontohan, Rasulullah memiliki kapasitas beragam sehingga setiap individu yang bermaksud meneladani beliau dapat menemukan gambaran ideal sesuai kapasitas pribadinya. Salah satu kapasitas yang melekat pada beliau adalah sebagai guru bagi para Sahabatnya. Adapun materi yang disampaikan berwujud wahyu Ilahi yang ditindaklanjuti dengan penjelasan yang dengan sendirinya menjelma menjadi al-Sunnah. Sisi ini menjadi menarik untuk dikaji sebab, sudah jamak diketahui, beliau adalah seorang revolusioner yang sukses dalam membumikan risalah Ilahiah yang diembannya dalam jangka waktu yang amat singkat hanya sekitar 23 tahun. Barangkali tidak berlebihan manakala ada asumsi tentang bagaimana dahsyatnya pola dakwah serta nuansa pendidikan yang digoreskan beliau dalam setiap dakwahnya tersebut sehingga menghasilkan output yang demikian cemerlang, jika diaplikasikan dalam proses belajar mengajar yang selama ini berjalan. Fokus pembahasan akan diarahkan pada QS. Al-Jumu’ah 62: 2 dengan menggunakan pendekatan analitis atau yang biasa disebut metode tahliliy dalam tafsir.
| Reference Key |
muchammad2014modeling:aspek
Use this key to autocite in the manuscript while using
SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
|
|---|---|
| Authors | ;Achmad Muchammad |
| Journal | review of law and economics |
| Year | 2014 |
| DOI |
10.2345/jm.v1i1.644
|
| URL | |
| Keywords |
Citations
No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org
Comments
No comments yet. Be the first to comment on this article.