Stress Oksidatif pada Autisme
Clicks: 165
ID: 25503
2016
Article Quality & Performance Metrics
Overall Quality
Improving Quality
0.0
/100
Combines engagement data with AI-assessed academic quality
Reader Engagement
Steady Performance
73.6
/100
164 views
134 readers
Trending
AI Quality Assessment
Not analyzed
Abstract
Latar belakang: autisme merupakan gangguan perkembangan berat dalam hal
berkomunikasi, interaksi sosial, dan perilaku yang tampak sebelum anak berusia 3 tahun.
Gangguan perkembangan ini dihubungkan dengan faktor psikologi, kelainan
neurobiologi, genetik, gangguan metabolik, pencernaan, keracunan logam berat dan
biokimia.
Tujuan: mengetahui kelainan biokimia yaitu senyawa oksigen reaktif (SOR) dan nitrogen
oksida (NO) pada autisme. Peningkatan SOR dan NO diduga menyebabkan stres
oksidatif yang berperan dalam neuropatologi pada autisme.
Metoda: penelitian terhadap 39 anak autisme sebagai kelompok risiko dan 10 anak
normal sebagai kontrol, melalui studi observasional analitik dengan metode crosssectional.
Akumulasi SOR ditentukan dengan mengukur aktivitas katalase dan kadar
senyawa karbonil secara spektrofotometrik. Aktivitas NO ditentukan secara tidak
langsung, yakni mengukur kadar methemoglobin dalam plasma.
Hasil: rerata aktifitas katalase pada autisme 0,0061±0,0013 s-1, sedangkan kontrol adalah
0,0086±0,0042 s-1. Rerata hasil pengukuran methemoglobin pada autisme adalah
30,38±15,44% sedangkan kelompok kontrol 21,73±9,66%. Kadar senyawa karbonil
pada autisme adalah 0,411±337693 ìM ml-1/gr dan kontrol 0,424±265861 ìM ml-1/gr.
Uji-t untuk dua rata-rata pada a=5% menyimpulkan aktivitas katalase dan kadar
methemoglobin berbeda secara bermakna dibandingkan kontrol (P<0,05), sedangkan
kadar senyawa karbonil kelompok risiko dan kontrol tidak berbeda (P>0,05)
Kesimpulan: aktivitas katalase pada anak autisme lebih rendah dan kadar methemoglobin
lebih tinggi secara bermakna dibandingkan anak normal. Meskipun demikian, keadaan
tersebut belum sampai mempengaruhi kerusakan oksidatif protein. Perlu dilakukan
penelitian lebih lanjut untuk mengetahui aktivitas antioksidan endogen lainnya seperti
superoksida dismutase dan glutation peroksidase serta apakah kadar senyawa antioksidan
berhubungan dengan derajat gejala klinis anak autisme.
| Reference Key |
ruslan2016stresssari
Use this key to autocite in the manuscript while using
SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
|
|---|---|
| Authors | Ruslan, Ruslan;Suhartono, Eko; |
| Journal | sari pediatri |
| Year | 2016 |
| DOI |
DOI not found
|
| URL | |
| Keywords |
Citations
No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org
Comments
No comments yet. Be the first to comment on this article.