gawat darurat neonatus pada persalinan preterm
Clicks: 18
ID: 253742
2016
Article Quality & Performance Metrics
Overall Quality
Not rated
Combines reader engagement with the AI quality analysis. This
article has not been analysed, so there is no overall score —
reader engagement is measured and shown alongside.
Reader Engagement
Steady Performance
5.1
/100
18 views
4 readers
AI Quality Assessment
Not analyzed
Readership in this journal
SteadyRanked #83 of 159 articles by views in medical mycology
Most read
Least read
Bar heights use a square-root scale. Only the 120 most-read articles are drawn; the journal has 159 in total.
Mint this article as an NFT
Not yet mintedCreate a permanent, verifiable on-chain record of this article on the Scimatic Network. The NFT is held in your Journament account, and you can withdraw it to your own wallet at any time.
5
SUSD
one-off · no wallet required
Abstract
Persalinan preterm atau kurang bulan akan membawa konsekuensi bayi yang lahir
menjadi bayi preterm atau bayi kurang bulan (BKB) . Bila terjadi kegagalan adaptasi
pada kehidupan ekstra uterin maka akan terjadi gawat neonatus yang dapat berdampak
kematian atau kecacatan. Bayi cukup bulan (BKB) mempunyai banyak risiko atau
masalah akibat kurang matangnya fungsi organ antara lain Penyakit membran hialin,
asfiksia, perdarahan intrakranial, gangguan neurologik, hipotermia, gangguan metabolik
dan kecenderungan untuk terjadinya infeksi neonatal. Sedangkan komplikasi jangka
panjang antara lain akan mengakibatkan terjadinya retardasi mental, gangguan sensori
(gangguan pendengaran dan penglihatan, kelainan retina ROP (retinopathy of
prematurity). Upaya yang paling penting adalah mencegah terjadinya persalinan preterm
semaksimal mungkin dengan pemeriksaan antenatal yang baik, meningkatkan status
gizi ibu, mencegah kawin muda dan mencegah serta mengobati infeksi intra uterin.
Apabila sudah terjadi ancaman persalinan, maka pemberian steroid antenatal ternyata
menunjukkan bukti medis yang bermakna dalam mematangkan fungsi paru. Apabila
bayi terpaksa lahir sebagai BKB, maka manajemen yang cepat tepat dan terpadu harus
sudah mulai dilaksanakan pada saat antepartum, intrapartum dan postpartum atau
pasca natal. Manajemen intrapartum dengan menerapkan pelayananan neonatal esensial,
manajemen pasca natal dengan strategi neuroprotektif, pencegahan sepsis neonatorum,
pemberian nutrisi adekuat dan perawatan pasca natal lain nya untuk bayi baru lahir.
| Reference Key |
kosim2016sarigawat
Use this key to autocite in the manuscript while using
SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
|
|---|---|
| Authors | ;M. Sholeh Kosim |
| Journal | medical mycology |
| Year | 2016 |
| DOI |
10.14238/sp7.4.2006.225-31
|
| URL | |
| Keywords |
Citations
No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org
Comments
No comments yet. Be the first to comment on this article.