telaah kritis masalah ekonomi perspektif muhammad baqir al-sadr
Clicks: 69
ID: 251609
2016
Article Quality & Performance Metrics
Overall Quality
Not rated
Combines reader engagement with the AI quality analysis. This
article has not been analysed, so there is no overall score —
reader engagement is measured and shown alongside.
Reader Engagement
Steady Performance
20.4
/100
69 views
13 readers
AI Quality Assessment
Not analyzed
Readership in this journal
SteadyRanked #4 of 5 articles by views in environmental policy and governance
Most read
Least read
Bar heights use a square-root scale.
Mint this article as an NFT
Not yet mintedCreate a permanent, verifiable on-chain record of this article on the Scimatic Network. The NFT is held in your Journament account, and you can withdraw it to your own wallet at any time.
5
SUSD
one-off · no wallet required
Abstract
Ilmu ekonomi didefinisikan dengan suatu studi tentang perilaku masyarakat studi tentang perilaku masyarakat dalam menggunakan sumber daya yang terbatas (scarcity) dalam rangka memproduksi berbagai komoditi untuk kemudian menyalurkan (distribusi) komoditi tersebut kepada berbagai individu dan kelompok yang ada dalam suatu masyarakat
Menurut Murasa sebagaimana dikutip oleh Euis Amalia bahwa ada suatu masalah besar dan sangat mendasar dalam ilmu ekonomi konvensional yang mendominasi kajian bidang ilmu ekonomi kontemporer, yaitu ketidakmampuan ilmu tersebut dalam memecahkan persoalan kebutuhan manusia. Teori-teori yang telah ada , terbukti tidak mampu mewujudkan ekonomi global yang berkeadilan. Yang terjadi justru dikotomi antara kepentingan individu, masyarakat dan Negara.
Penelitian ini tergolong library research (penelitian kepustakaan), di mana beusaha mencari bahan pustaka yang relevan dengan topik penelitian. Selain itu penelitian ini termasuk penelitian life history (studi tokoh), yaitu pengkajian secara sistematis terhadap pemikiran ekonomi Baqir al-Sadr yang sesuai dengan fokus penelitian.
Baqir al-Sadr menyebut masalah ekonomi di atas bersifat imajiner. Beliau mempunyai pendapat bahwa Allah SWT sebagai pencipta manusia mengetahui kebutuhan manusia sehingga Allah SWT telah menyediakan ketersediaan kebutuhan manusia, sehingga bukan ketersediaan sumber daya alam yang menjadi malah utama ekonomi, tetapi manusia yang menyebabkan masalah ekonomi.
| Reference Key |
qomar2016iqtishoduna:telaah
Use this key to autocite in the manuscript while using
SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
|
|---|---|
| Authors | ;Moh Nurul Qomar |
| Journal | environmental policy and governance |
| Year | 2016 |
| DOI |
DOI not found
|
| URL | |
| Keywords |
Citations
No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org
Comments
No comments yet. Be the first to comment on this article.