model epidemik pada penyebaran penyakit campak di kota makassar

Clicks: 134
ID: 248323
2016
Article Quality & Performance Metrics
Overall Quality
Not rated
Combines reader engagement with the AI quality analysis. This article has not been analysed, so there is no overall score — reader engagement is measured and shown alongside.
AI Quality Assessment
Not analyzed
Readership in this journal
Steady

Ranked #9 of 22 articles by views in social work education

Most read Least read

Bar heights use a square-root scale.

Mint this article as an NFT
Not yet minted

Create a permanent, verifiable on-chain record of this article on the Scimatic Network. The NFT is held in your Journament account, and you can withdraw it to your own wallet at any time.

5 SUSD one-off · no wallet required
Abstract

Penelitian ini membahas model matematika untuk penyebaran penyakit campak. Model matematika yang digunakan  berupa model MSEIR dengan memperhatikan laju kelahiran tidak sama dengan laju kematian. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan model matematika epidemik MSEIR yang kemudian diterapkan terhadap penyebaran penyakit campak di kota Makassar pada tahun 2013 yang diperoleh langsung dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan. Pembahasan dimulai dari penentuan model MSEIR, titik equilibrium, stabilitas, bilangan reproduksi dasar  dan kemudian dilakukan analisis data menggunakan program MATLAB 2013 yang bertuuan untuk mengolah data yang diperoleh. Dalam penelitian ini diperoleh dua titik equilibrium dengan nilai bilangan reproduksi dasar  = 0,00001104, ini menunjukkan bahwa penyakit campak di kota Makassar akan menurun bahkan menghilang dalam kurun waktu 10 bulan kedepan.

Reference Key
side2016scientificmodel Use this key to autocite in the manuscript while using SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
Authors ;Syafruddin Side;Maya Sari Wahyuni;Marfianti Marfianti
Journal social work education
Year 2016
DOI
DOI not found
URL
Keywords

Citations

No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org

No comments yet. Be the first to comment on this article.