pengendalian perubahan pemanfaatan lahan pertanian tanaman pangan di kabupaten banyuasin, provinsi sumatera selatan (untuk mendukung program lumbung pangan nasional)

Clicks: 32
ID: 245025
2012
Article Quality & Performance Metrics
Overall Quality
Not rated
Combines reader engagement with the AI quality analysis. This article has not been analysed, so there is no overall score — reader engagement is measured and shown alongside.
AI Quality Assessment
Not analyzed
Readership in this journal
Popular

Ranked #203 of 239 articles by views in Oncogene

Most read Least read

Bar heights use a square-root scale. Only the 120 most-read articles are drawn; the journal has 239 in total.

Mint this article as an NFT
Not yet minted

Create a permanent, verifiable on-chain record of this article on the Scimatic Network. The NFT is held in your Journament account, and you can withdraw it to your own wallet at any time.

5 SUSD one-off · no wallet required
Abstract

Potensi besar yang dimiliki Kabupaten Banyuasin sebagai sentra pertanian tanaman pangan tidak sejalan dengan program Sumatera Selatan sebagai Lumbung Pangan Nasional, hal ini dikarenakan kegiatan perubahan pemanfaatan lahan yang semakin marak terjadi di Kabupaten Banyuasin. Oleh karena itu perlunya arahan pengendalian pemanfaatan lahan pertanian tanaman pangan di Kabupaten Banyuasin.

Tujuan penelitian adalah mendapatkan arahan pengendalian konversi lahan pertanian tanaman pangan yang dilakukan dengan lima tahapan analisis yaitu pengidentifikasian karakteristik perubahan dengan analisis deskriptif, menganalisis dampak perubahannya terhadap kapasitas produksi padi dengan analisis deskriptif dan penentuan tipologi perubahan pemanfaatan lahan digunakan analisis data kuartil. Penentuan faktor yang berpengaruh dengan menggunakan analisis delphi, menganalisis kriteria pengendalian dengan analisis deskriptif dan merumuskan  arahan pengendalian perubahan pemanfaatan lahan pertanian tanaman pangan dengan analisis triangulasi.

Jenis perubahan lahan pertanian terbesar mengarah ke penggunaan perkebunan  sebesar 50 % dan permukiman sebesar 30 % dengan laju perubahan pemanfaatan lahan pertanian tanaman pangan di Kabupaten Banyuasin adalah 19.206 Ha/Tahun. Hal ini berbanding lurus dengan semakin meningkatnya kapasitas produksi tanaman pangan yang hilang sebesar 563.999 Ton dari Tahun 2007-2010. Berdasarkan laju dan dampak konversi lahan tersebut, diketahui tipologi konversi lahan pertanian tanaman pangan, yakni Tipologi I (Kecenderungan dampak dan laju tinggi), Tipologi II (Kecenderungan dampak dan laju sedang), Tipologi III (Kecenderungan dampak dan laju rendah). Ketiga tipologi ini memberikan gambaran karakteristik konversi lahan pertanian tanaman pangan yang terjadi di Kabupaten Banyuasin. Melalui tipologi tersebut dijelaskan bahwa konversi lahan pertanian yang terjadi dipengaruhi oleh faktor-faktor berikut: perkembangan investasi, perkembangan demografi, implementasi hukum, pengawasan pengendalian lahan pertanian tanaman pangan, potensi hasil pertanian tanaman pangan, produktivitas hasil pertanian tanaman pangan, danperkembangan kota.Arahan pengendalian yang dihasilkan adalah Penerapan Zoning regulation dengan menetapkan Tipologi I menjadi Kawasan Pangan Abadi yang tidak boleh dikonversi,Pemulihan fungsi lahan pertanian tanaman pangan melalui penggantian lahan yang dikonversi di tempat lain (dengan penghitungan luas dan produksi yang setar
Reference Key
wijaksono2012jurnalpengendalian Use this key to autocite in the manuscript while using SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
Authors ;Rizky Rangga Wijaksono;Ardy Maulidy Navastara
Journal Oncogene
Year 2012
DOI
DOI not found
URL
Keywords

Citations

No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org

No comments yet. Be the first to comment on this article.