relokasi hiposenter gempabumi wilayah sumatra barat menggunakan metode modified joint hypocenter determination
Clicks: 31
ID: 244730
2017
Article Quality & Performance Metrics
Overall Quality
Improving Quality
0.0
/100
Combines engagement data with AI-assessed academic quality
Reader Engagement
Emerging Content
6.0
/100
20 views
3 readers
Trending
AI Quality Assessment
Not analyzed
Abstract
Lokasi hiposenter yang akurat diperlukan untuk analisis struktur tektonik secara detail, seperti identifikasi pola bidang patahan, pola zona subduksi, identifikasi batas lempeng, dan lain-lain. Sementara dalam sistem peringatan dini yang berkembang saat ini, yang membutuhkan waktu cepat untuk menghasilkan parameter , masih menggunakan model kecepatan satu dimensi yang bersifat global, sehingga parameter yang dihasilkan kurang akurat. Pada penelitian ini digunakan metode MJHD untuk merelokasi wilayah Sumatra Barat dalam rentang tahun 2009-2016. Metode ini menambahkan koreksi stasiun berupa batasan pada kedalaman dan episenter sehingga tetap mampu merelokasi posisi secara akurat walaupun struktur dalam bumi sangat heterogen. Data yang digunakan adalah data arrival time dari katalog BMKG dengan rentang tahun 2009-2016. Hasil relokasi menunjukkan adanya perubahan lokasi hiposenter yang lebih akurat. Hal ini dapat dibuktikan dengan nilai Root Mean Square (RMS) yang kecil dan adanya keterkaitan hasil relokasi dengan kondisi tektonik di wilayah penelitian seperti pola penunjaman, dan aktivitas di wilayah sesar Sumatera.
| Reference Key |
rachmadan2017jurnalrelokasi
Use this key to autocite in the manuscript while using
SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
|
|---|---|
| Authors | ;Andy Rachmadan;Supriyanto Rohadi;Untung Merdijanto;Damianus Tri Heryanto |
| Journal | clinical proteomics |
| Year | 2017 |
| DOI |
10.31172/jmg.v17i2.527
|
| URL | |
| Keywords |
Citations
No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org
Comments
No comments yet. Be the first to comment on this article.