pemodelan beban pencemar non-point source sungai premulung segmen kota surakarta

Clicks: 427
ID: 243462
2018
Article Quality & Performance Metrics
Overall Quality
Not rated
Combines reader engagement with the AI quality analysis. This article has not been analysed, so there is no overall score — reader engagement is measured and shown alongside.
AI Quality Assessment
Not analyzed
Readership in this journal
Emerging

Ranked #5 of 9 articles by views in informes de la construccion

Most read Least read

Bar heights use a square-root scale.

Mint this article as an NFT
Not yet minted

Create a permanent, verifiable on-chain record of this article on the Scimatic Network. The NFT is held in your Journament account, and you can withdraw it to your own wallet at any time.

5 SUSD one-off · no wallet required
Abstract
Sungai Premulung Kota Surakarta mendapatkan beban pencemaran dari sumber pencemaran tidak terpusat seperti limbah domestik dan limbah UKM limbah batik. Kualitas air sangat di pengaruhi oleh kondisi daerah aliran sungai di mana penelitian hubungan antara tata guna lahan dan kualitas sungai masih jarang di aplikasikan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengenalisa besaran beban pencemaran serta membandingkan secara spasial antara wilayah DAS premulung segmen Kota Surakarta. Survei kualitas air dilakukan dengan melakukan sampling 10 titik sepanjang sungai. Analisa spasial penggunaan lahan hasil dijitasi GIS citra Surakarta diolah dalam model BASIN-PLOAD. Berdasarkan hasil uji laboratorium nilai COD, Nitart, Fosfat maupun tembaga, hampir keseluruhan segmen sungai masih dibawah baku mutu Kelas IV menurut  PP no. 82 tahun 2001. Hasil model munjukkan penataan ruang memiliki korelasi yang sangat erat terhadap jumlah beban pencemaran yang masuk menuju sungai. Beban pencemar sumber bukan terpusat akan berhubungan lurus dengan luas wilayah dan area terbagun. Kelurahan Pajang Kecamatan Laweyan memempati urutan teratas dalam jumlah sumber pencemar dengan nilai 95 kg/tahun untuk CU, 1.097 kg/tahun untuk phosphat, 534 kg/tahun untuk nitrat dan 2.042 kg/tahun untuk COD kemudian diikuti Kelurahan Sondakan, Karangasem, dan Purwosari. Prioritas pengelolaan lingkungan Kota Surakarta dapat dibuat berdasarkan nilai beban pencemarannya.
Reference Key
rezagama2018jurnalpemodelan Use this key to autocite in the manuscript while using SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
Authors ;Arya Rezagama;Arief Laila N;Affifah Nadya A;Lia Setiawati
Journal informes de la construccion
Year 2018
DOI
10.14710/presipitasi.v15i1.36-45
URL
Keywords

Citations

No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org

No comments yet. Be the first to comment on this article.