studi budaya pasar tradisional dan perubahan gaya hidup masyarakat pedesaan: kasus pasa nagari dan masayarakat nagari di propinsi sumatera barat

Clicks: 171
ID: 237408
2017
Article Quality & Performance Metrics
Overall Quality
Not rated
Combines reader engagement with the AI quality analysis. This article has not been analysed, so there is no overall score — reader engagement is measured and shown alongside.
AI Quality Assessment
Not analyzed
Readership in this journal
Steady

Ranked #6 of 7 articles by views in historicka sociologie

Most read Least read

Bar heights use a square-root scale.

Mint this article as an NFT
Not yet minted

Create a permanent, verifiable on-chain record of this article on the Scimatic Network. The NFT is held in your Journament account, and you can withdraw it to your own wallet at any time.

5 SUSD one-off · no wallet required
Abstract

Makalah ini tentang kajian budaya pasar tradisional dalam konteks masyarakat pedesaan yang sedang mengalami perubahan gaya hidup. Perubahan gaya hidup masyarakat modern sudah terbiasa diakibatkan salah satunya oleh perkembangan konsumerisme yang disediakan oleh pasar-pasar modern. Namun, perubahan gaya hidup ternyata juga berlangsung  di masyarakat pedesaan yang juga melalui pasar. Pasar tradisional yang semula berlangsung karena mekanisme sosial dan budaya dan menjadi tempat transaksi produk ekonomi lokal dan kebutuhan masyarakat desa, telah bergeser sebagai tempat bagi produk modern dan gaya hidup modern. Bagaimana perubahan gaya hidup masyarakat yang disebabkan oleh pasar tradisional? Apa bentuk budaya pasar tradisional setelah berlangsungnya perubahan gaya hidup masyarakat ke bentuk yang modern? Makalah ini berdasarkan riset tentang suatu analisis budaya pasar yang memfokuskan kepada rekonstruksi pranata pasar tradisional yang berlangsung di masyarakat pedesaan di Sumatera Barat. Unit analisis adalah pasa nagari. Asumsi antropologi tentang pasar tradisional adalah suatu pranata yang integral dari sistem sosial budaya dari masyarakat dimana pasar tersebut berada dan berlangsung. Metode riset kualitatif dimanfaatkan untuk menganalisis eksistensi budaya pasar tradisional. Lokasi riset adalah sejumlah pasar nagari dan masyarakat nagari di wilayah kabupaten Tanah datar dan Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Hasil yang riset menyangkut (1) telaah komprehensif tentang eksistensi pasar tradisional yang semakin melemah, ditengah kuatnya penetrasi gaya hidup pasar modern, dengan mengambil kasus masyarakat nagari  di Sumatera Barat; (2) faktor-faktor budaya yang utama dari masyarakat lokal yang telah memperlemah atau memperkuat keberadaan budaya pasar tradisional.Produk ini diharapkan dapat dipakai sebagai rujukan utama (blue print) untuk berbagai upaya membangun, membina dan mempertahankan budaya pasar tradisional di Indonesia. 

Reference Key
effendi2017jurnalstudi Use this key to autocite in the manuscript while using SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
Authors ;Nursyirwan - Effendi
Journal historicka sociologie
Year 2017
DOI
10.25077/jantro.v18i2.61
URL
Keywords

Citations

No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org

No comments yet. Be the first to comment on this article.