hubungan sumber air minum, jamban keluarga dan saluran pembuangan air limbah dengan kejadian diare di kecamatan pangkalan kuras kabupaten pelalawan

Clicks: 25
ID: 236956
2013
Article Quality & Performance Metrics
Overall Quality
Not rated
Combines reader engagement with the AI quality analysis. This article has not been analysed, so there is no overall score — reader engagement is measured and shown alongside.
AI Quality Assessment
Not analyzed
Readership in this journal
Popular

Ranked #13 of 14 articles by views in medicines (basel, switzerland)

Most read Least read

Bar heights use a square-root scale.

Mint this article as an NFT
Not yet minted

Create a permanent, verifiable on-chain record of this article on the Scimatic Network. The NFT is held in your Journament account, and you can withdraw it to your own wallet at any time.

5 SUSD one-off · no wallet required
Abstract
Penyakit Diare adalah buang air besar (Defekasi) dengan jumlah lebih banyak dari biasanya (normal 100 – 200 ml per jam tinja), dengan tinja yang berbentuk cairan atau setengah cair (setengah padat), dapat pula disertai defekasi yang meningkat. Berdasarkan data Puskesmas Kecamatan Pangkalan Kuras tahun 2012, penyakit diare merupakan penyakit dengan urutan tertinggi  ketiga dengan 1645 kejadian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengelolaan sumber air minum, kondisi jamban, dan Saluran Pembuangan Air Limbah (SPAL) dengan kejadian diare yang di alami masyarakat Pangkalan Kuras tahun 2013.  Penelitian ini bersifat kuantitatif analitik dengan desain cross secsional, dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Pangkalan Kuras dengan responden kepala keluarga yang berjumlah 182 orang. Pengumpulan data  dengan wawancara dan observasi dengan kuesioner, teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah random sampling dengan metode systematic sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya hubungan yang erat antara pengelolaan air sungai menjadi air minum dengan (OR = 2,426), pengelolaan air sumur menjadi air minum dengan (OR = 3,205), kondisi jamban keluarga  (OR = 3,755), dan kondisi SPAL (OR = 3,588) penyebab kejadian diare di Pangkalan Kuras. Hasil ini di peroleh melalui analisis chi square dengan tingkat kepercayaan 95%
Reference Key
w2013jurnalhubungan Use this key to autocite in the manuscript while using SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
Authors ;Manek w;Suherman Sohor
Journal medicines (basel, switzerland)
Year 2013
DOI
10.25311/jkk.Vol2.Iss3.60
URL
Keywords Keywords not found

Citations

No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org

No comments yet. Be the first to comment on this article.