desain dan analisa kinerja femtocell lte-advanced menggunakan metode inter cell interference coordination

Clicks: 148
ID: 235350
2013
Article Quality & Performance Metrics
Overall Quality
Not rated
Combines reader engagement with the AI quality analysis. This article has not been analysed, so there is no overall score — reader engagement is measured and shown alongside.
AI Quality Assessment
Not analyzed
Readership in this journal
Steady

Ranked #121 of 239 articles by views in Oncogene

Most read Least read

Bar heights use a square-root scale. Only the 120 most-read articles are drawn; the journal has 239 in total.

Mint this article as an NFT
Not yet minted

Create a permanent, verifiable on-chain record of this article on the Scimatic Network. The NFT is held in your Journament account, and you can withdraw it to your own wallet at any time.

5 SUSD one-off · no wallet required
Abstract
Telekomunikasi memasuki generasi ke-4 atau sering disebut dengan teknologi LTE-Advanced. Dalam implemantasinya LTE-Advanced menerapkan sistem heterogeneous network yang memungkinkan adanya pengembangan sel-sel didalam cakupan macrocell. HeNB (Home eNB) merupakan mini eNB yang dapat digunakan untuk memperbaiki kualitas sinyal didalam ruangan. Namun, HeNB ini hanya dapat diakses oleh user yang sudah terdaftar pada database operator, jadi femtocell dianggap sebagai sumber interferensi bagi user yang tidak dapat mengaksesnya. Penelitian ini memberikan penjelasan mengenai pengaruh penerapan metode Inter Cell Interference Coordination (ICIC) pada sistem LTE-Advanced menggunakan HeNB dan menguji efektifitas penerapan metode ini. ICIC adalah metode koordinasi antara eNB-HeNB untuk menyediakan kanal yang mempunyai interferensi rendah kepada user terinterferensi femtocell. Dari hasil pengujian, Sistem yang menggunakan metode ICIC memiliki kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan sistem yang tidak menggunakan metode. Kinerja tersebut ditunjukkan dengan nilai SINR dan throughput. Pada sistem dengan metode ICIC, nilai SINR diatas threshold naik hingga 42.76% dibanding pada sistem tanpa menggunakan metode ICIC. Untuk nilai throughput, pada sistem dengan metode ICIC user memiliki throughput diatas threshold ada 76.03% sedangkan pada sistem tanpa metode hanya 33.27% . Penerapan metode ICIC sangat tergantung pada ketersediaan kanal, sehingga meningkatnya user terinterferensi femtocell maka probabilitas user terselamatkan semakin berkurang.
Reference Key
muryono2013jurnaldesain Use this key to autocite in the manuscript while using SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
Authors ;Aji Hidayat Muryono;Gamantyo Hendrantoro;Devy Kuswidiastuti
Journal Oncogene
Year 2013
DOI
DOI not found
URL
Keywords

Citations

No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org

No comments yet. Be the first to comment on this article.