disorientasi pendidikan madrasah di indonesia

Clicks: 98
ID: 235298
2017
Article Quality & Performance Metrics
Overall Quality Improving Quality
0.0 /100
Combines engagement data with AI-assessed academic quality
AI Quality Assessment
Not analyzed
Abstract
Madrasah di Timur Tengah telah dikenal 8 atau 9 abad sebelum madrasah di Indonesia, yang muncul sebagai reaksidari gerakan pembaruan sekaligus sebagai respon terhadap adanya kebijakan pendidikan penjajah Belanda yang sekuler.Madrasah mendapat tempat yang layak di Indonesia setelah terbitnya SKB 3 menteri (Menteri Dalam Negeri, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, dan Menteri Agama) tahun 1975, dimana madrasah disamakan dengan sekolah lain dari segi status ijazah, kesempatan lulusan melanjutkan pendidikan dan pindah sekolah. Dalam perkembangan selanjutnya, madrasah seolah mengalami disorientasi.Hal ini disebabkan oleh dua hal, pertama, pergeseran paradigma ke arah sekularistik.Pelaksanaan pendidikan telah diwarnai bahkan dimaknai dengan paradigma parsial bukan holistik sebagaimana yang dikehendaki oleh Islam.Seharusnya, pendidikan madrasah harus secara utuh menjadikan Islam sebagai asas dalam penentuan tujuan pendidikan, perumusan kurikulum dan standar nilai ilmu pengetahuan dan proses belajar mengajar, termasuk penentuan kualifikasi guru serta budaya sekolah yang akan dikembangkan di madrasah. Kedua, kelemahan fungsional kelembagaan sebagai dampak bergesernya orientasi dan fungsi keluarga dan adanya pengaruh dan tuntutan masyarakat yang materialistik-hedonistik.Kelemahan madrasah terlihat pada kacaunya kurikulum, tidak optimalnya peran guru, serta budaya sekolah yang tidak seiring dengan kehendak Islam.
Reference Key
basri2017potensiadisorientasi Use this key to autocite in the manuscript while using SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
Authors ;Hasan Basri
Journal atti della accademia peloritana dei pericolanti : classe di scienze fisiche, matematiche e naturali
Year 2017
DOI
10.24014/potensia.v3i1.3470
URL
Keywords

Citations

No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org

No comments yet. Be the first to comment on this article.