standarisasi simplisia dan ekstrak etanol daun sembung (blumea balsamifera (l)) dari tiga tempat tumbuh

Clicks: 9
ID: 234976
2012
Article Quality & Performance Metrics
Overall Quality
Not rated
Combines reader engagement with the AI quality analysis. This article has not been analysed, so there is no overall score — reader engagement is measured and shown alongside.
AI Quality Assessment
Not analyzed
Readership in this journal
Steady

Ranked #55 of 70 articles by views in scientia marina

Most read Least read

Bar heights use a square-root scale.

Mint this article as an NFT
Not yet minted

Create a permanent, verifiable on-chain record of this article on the Scimatic Network. The NFT is held in your Journament account, and you can withdraw it to your own wallet at any time.

5 SUSD one-off · no wallet required
Abstract

Daun Sembung (Blumea balsamifera. L) pada penelitian pendahuluan terbukti tidak toksik dan dapat menghambat atropi usus serta memperlihatkan efek esterogenikpada binatang coba. Kandungan kimia daun Sembung antara lain: borneol kamfer, flavanoid sineol, dan glikosida. Khasiat obat tradisional disebabkan oleh senyawa kimia yang dikandungnya. Bahan baku obat hasil pertanian atau kumpulan tumbuhan liar kandungan kimianya tidak dapat dijamin selalu konstan karena ada variabel bibit, tempat tumbuh, iklim, kondisi (umur dan cara panen). Kandungan senyawa kimia yang bertanggung jawab terhadap respon biologis harus mempunyai spesifikasi kimia, yaitu informasi komposisi (jenis dan kadar). Oleh karena itu penetapan standarisasi suatu simplisia dan ekstrak perlu dilakukan guna menjamin bahwa bahan suatu produk obat tradisional dapat terjamin mutunya. Standarisasi dilakukan terhadap simplisia dan ekstrak etanol daun Sembung. Standarisasi terhadap simplisia meliputi: penetapan kadar abu, kadar abu larut air, kadar abu tidak larut asam, kadar sari larut air, kadar sari larut asam, dan kadar air secara destilasi. Cara penetapan di atas dilakukan sesuai prosedur yang telah ditetapkan MMI, 1977. Sedangkan Standarisasi ekstrak etanol mencakup: karakterisasi non spesifik yang meliputi, kadar air, kadar sisa pelarut, kadar abu dan penetapan bobot jenis, dan standarisasi spesifik yang mencakup pemeriksaan senyawa yang terlarut dalam pelarut air dan etanol, pola kromatogrqfi dengan cara KLT-densitometri, pemeriksaan, penetapan kadar borneol sebagai senyawa identitas dan penetapan senyawa total flavanoid sebagai senyawa yang diduga bertanggung jawab terhadap efek yang menyerupai hormon esteroge. Hasil standarisasi diperoleh nilai rentang dari tiap jenis parameter simplisia daun Sembung yang diperoleh dari daerah Bogor, Malang dan Tawangmangu.

 

Kata Kunci: Daun Sembung, Standarisasi simplisia, Standarisasi ekstrak etanol 70%

Reference Key
isnawati2012mediastandarisasi Use this key to autocite in the manuscript while using SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
Authors ;Ani Isnawati;Mariana Raini;Sukmayati Alegantina
Journal scientia marina
Year 2012
DOI
DOI not found
URL
Keywords

Citations

No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org

No comments yet. Be the first to comment on this article.