problematika madrasah diniyah (md) di kota palopo sulawesi selatan pasca otonomi daerah

Clicks: 149
ID: 231719
2012
Article Quality & Performance Metrics
Overall Quality Improving Quality
0.0 /100
Combines engagement data with AI-assessed academic quality
AI Quality Assessment
Not analyzed
Abstract
Abstract This research aims to map the opportunities of the Madrasah Diniyah in Palopo City, specially for institutional development context and analyzing the challenges faced in realizing the ideal Madrasah Diniyah after regional autonomy. This research is a qualitative descriptive. Ources of data are obtained from interviews, observation and documentation. Madrasah Diniyah development opportunities in Palopo supported by the Center Education Qur’an that can be developed into a better madra- sah diniyah. Other opportunities dimension is the establishment of religion by the government of Palopo as the direction of development in Palopo. Challenges faced: first, the means and inadequate infrastructures. Secondly, there is no central figure. Third, public support is not maximized. Fourth, there has been no serious attention from the goverment. Fifth: the people have felt confortable  with the Center of Qur'an Education. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk memetakan peluang yang dimiliki madrasah diniyah di Kota Palopo, khususnya dalam konteks pengem- bangan kelembagaan dan menganalisis tantangan yang dihadapi dalam mewujudkan madrasah diniyah yang ideal pasca otonomi daerah. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Sumber data diperoleh dari wawancara, observasi dan dokumentasi. Peluang pengembangan lem- baga madrasah diniyah didukung oleh adanya sejumlah Taman Pen- didikan al-Qur’an (TPA) yang dapat dikembangkan menjadi madrasah diniyah yang lebih baik. Selain itu, penetapan dimensi religi sebagai salahsatu arah pembangunan Kota Palopo. Tantangan yang dihadapi, pertama: sarana dan prasarana tidak memakai. Kedua, tidak ada tokoh penggerak. Ketiga, dukungan masyarakat tidak signifikan. Keempat: tidak perhatian serius dari Pemerintah Kota. Kelima, masyarakat merasa cukup dengan adanya TPA (Taman Pendidikan al-Qur’an)
Reference Key
muhaemin2012inferensiproblematika Use this key to autocite in the manuscript while using SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
Authors ;Muhaemin Muhaemin
Journal dongbei daxue xuebao/journal of northeastern university
Year 2012
DOI
10.18326/infsl3.v6i2.159-182
URL
Keywords

Citations

No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org

No comments yet. Be the first to comment on this article.