perbandingan status besi pada remaja perempuan obes dengan gizi normal
Clicks: 16
ID: 231663
2016
Article Quality & Performance Metrics
Overall Quality
Not rated
Combines reader engagement with the AI quality analysis. This
article has not been analysed, so there is no overall score —
reader engagement is measured and shown alongside.
Reader Engagement
Steady Performance
4.5
/100
16 views
9 readers
AI Quality Assessment
Not analyzed
Readership in this journal
SteadyRanked #89 of 159 articles by views in medical mycology
Most read
Least read
Bar heights use a square-root scale. Only the 120 most-read articles are drawn; the journal has 159 in total.
Mint this article as an NFT
Not yet mintedCreate a permanent, verifiable on-chain record of this article on the Scimatic Network. The NFT is held in your Journament account, and you can withdraw it to your own wallet at any time.
5
SUSD
one-off · no wallet required
Abstract
Latar belakang. Prevalensi obesitas pada remaja cenderung meningkat. Beberapa penelitian menyatakan
bahwa terdapat hubungan antara obesitas dan terjadinya anemia defisiensi besi. Anemia defisiensi besi
berhubungan dengan kebutuhan yang meningkat sejalan dengan peningkatan berat badan, serta pola makan
yang tidak seimbang pada obesitas.
Tujuan.Mengukur dan membandingkan status besi yang dinilai berdasarkan pemeriksaan hemoglobin
(Hb),reticulocyte hemoglobin content(CHr), dan feritin serum pada remaja perempuan obes dan gizi normal
serta penanggulangan sedini-dininya pada remaja dengan defisiensi besi.
Metode. Penelitian studi analitik cross-sectionaldi SMP 14, SMP 34, dan SMA 24 Bandung pada bulan
November 2011. Subjek penelitian terdiri atas remaja perempuan sehat yang memiliki status gizi normal dan
obes berdasarkan standar WHO reference2007 yang diambil secara acak sebanyak 25 orang tiap kelompok.
Analisis data menggunakan uji nonparametrik dengan uji Mann Whitney untuk membandingkan status besi
yang dinilai berdasarkan pemeriksaan Hb, CHr,dan feritin serum antara kelompok obes dan gizi normal.
Dilakukandietary recalluntuk mengetahui asupan makanan pada kedua kelompok penelitian. Kemaknaan
ditentukan berdasarkan nilai p<0,05.
Hasil. Kadar Hb, CHr, dan feritin serum antara kelompok obes dan gizi normal tidak menunjukkan
perbedaan (p>0,05). Obesitas lebih banyak terjadi pada remaja dengan status sosioekonomi lebih tinggi
(p=0,039). Terdapat perbedaan asupan protein hewani, protein nabati, besi, dan vitamin C antara remaja
perempuaan obes dengan gizi normal yang memiliki nilai p berturut-turut p<0,001; p<0,019; p=0,026
dan p=0,032.
Kesimpulan. Tidak terdapat perbedaan status besi remaja perempuan obes dengan gizi normal. Asupan
makanan mempengaruhi status besi pada remaja obes dan gizi normal.
| Reference Key |
afrianti2016sariperbandingan
Use this key to autocite in the manuscript while using
SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
|
|---|---|
| Authors | ;Dessy Afrianti;Herry Garna;Ponpon Idjradinata |
| Journal | medical mycology |
| Year | 2016 |
| DOI |
10.14238/sp14.2.2012.97-103
|
| URL | |
| Keywords | Keywords not found |
Citations
No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org
Comments
No comments yet. Be the first to comment on this article.