masjid dalam menyikapi peradaban baru

Clicks: 6
ID: 231180
2015
Article Quality & Performance Metrics
Overall Quality
Not rated
Combines reader engagement with the AI quality analysis. This article has not been analysed, so there is no overall score — reader engagement is measured and shown alongside.
AI Quality Assessment
Not analyzed
Readership in this journal
Popular

Ranked #27 of 27 articles by views in sportif bakış: spor ve eğitim bilimleri dergisi

Most read Least read

Bar heights use a square-root scale.

Mint this article as an NFT
Not yet minted

Create a permanent, verifiable on-chain record of this article on the Scimatic Network. The NFT is held in your Journament account, and you can withdraw it to your own wallet at any time.

5 SUSD one-off · no wallet required
Abstract
tulisan ini membahas tentang keadaan masjid yang belakangan mulai sepi jamaah. Zaman yang telah dipenuhi dengan budaya virtual membuat orang menjadi lebih individual. Jikalau mencermati dimensi masjid, sesungguhnya masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah saja, melainkan juga sebagai wujud kesatuan, persaudaraan, dan pusat aktivitas umat Islam. Akan tetapi, masjid mengalami keterasingan ketika cara pandang manusia berada dalam kontrol rasionalitas dan hidup yang terlalu mementingkan materi duniawi. Keadaan ini pun berbanding terbalik, di mana masjid sekarang ini dibuat semegah mungkin, namun yang menjadi jamaah tidak lain pengurusnya sendir. Oleh karena itu, kondisi ini menjadi tanggung jawab umat Islam untuk membentuk kegiatan sosial budaya yang berpangkal di masjid juga untuk menghidupkan kembali tradisi-tradisi yang selama ini ada di masjid.
Reference Key
hidayat2015ibda':masjid Use this key to autocite in the manuscript while using SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
Authors ;Arif Hidayat
Journal sportif bakış: spor ve eğitim bilimleri dergisi
Year 2015
DOI
10.24090/ibda.v12i1.2014.pp13-26
URL
Keywords

Citations

No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org

No comments yet. Be the first to comment on this article.