pengaruh ragi roti, ragi tempe dan lactobacillus plantarum terhadap total asam laktat dan ph pada fermentasi singkong

Clicks: 175
ID: 230364
2013
Article Quality & Performance Metrics
Overall Quality
Not rated
Combines reader engagement with the AI quality analysis. This article has not been analysed, so there is no overall score — reader engagement is measured and shown alongside.
AI Quality Assessment
Not analyzed
Readership in this journal
Steady

Ranked #97 of 239 articles by views in Oncogene

Most read Least read

Bar heights use a square-root scale. Only the 120 most-read articles are drawn; the journal has 239 in total.

Mint this article as an NFT
Not yet minted

Create a permanent, verifiable on-chain record of this article on the Scimatic Network. The NFT is held in your Journament account, and you can withdraw it to your own wallet at any time.

5 SUSD one-off · no wallet required
Abstract

Singkong (Manihot esculenta) merupakan tanaman pangan yang paling penting di banyak negara tropis seperti di Afrika, Amerika Selatan dan Asia. Batasan pemanfaatannya adalah karena asam sianida (HCN). Modifikasi produk singkong harus dilakukan untuk meningkatkan nilai singkong sebagai sumber makanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ragi roti, ragi tempe dan bakteri Lactobacillus plantarum terhadap total asam laktat dan pH singkong yang difermentasi. Pada penelitian ini digunakan rasioC/N dari singkong 28,407. Analisa yang digunakan meliputi pengukuran keasaman (pH), total asam laktat, dan perhitungan total mikroorganisme dengan masing-masing metode menggunakan pH meter, metode titrasi, dan metode counting chumber. Kondisi pertumbuhan tiap mikroorganisme berbeda-beda, mereka bisa hidup sampai pada pH (4,37 3,43, dan 3,93) untuk masing-masing ragi roti, ragi tempe dan bakteri Lactobacillus plantarum. Jumlah asam laktat yang dihasilkan oleh bakteri lactobacillus plantarum pada 96 jam adalah 0,895% (wt/vol) untuk larutan dan 0,493% (wt/vol) untuk padatan. Hasil ini lebih tinggi dibandingkan dengan ragi roti dan ragi tempe masing-masing ((0,552%, 0,878%) (wt/vol) untuk larutan dan (0.173%, 0,228%) (wt/vol) untuk padatan). Tingkat pertumbuhan lactobacillus plantarum signifikan lebih tinggi dibandingkan dengan ragi roti dan ragi tempe.

Reference Key
pratama2013jurnalpengaruh Use this key to autocite in the manuscript while using SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
Authors ;Ary Yusen Pratama;Rima Nur Febriani;Setiyo Gunawan
Journal Oncogene
Year 2013
DOI
DOI not found
URL
Keywords

Citations

No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org

No comments yet. Be the first to comment on this article.