analisis pengaruh ketebalan nonconductive coating terhadap kemampuan pendeteksian panjang dan kedalamanretak padafilletjoint bracket kapalaluminium menggunakan pengujian ultrasonik

Clicks: 199
ID: 226985
2013
Article Quality & Performance Metrics
Overall Quality
Not rated
Combines reader engagement with the AI quality analysis. This article has not been analysed, so there is no overall score — reader engagement is measured and shown alongside.
AI Quality Assessment
Not analyzed
Readership in this journal
Steady

Ranked #69 of 239 articles by views in Oncogene

Most read Least read

Bar heights use a square-root scale. Only the 120 most-read articles are drawn; the journal has 239 in total.

Mint this article as an NFT
Not yet minted

Create a permanent, verifiable on-chain record of this article on the Scimatic Network. The NFT is held in your Journament account, and you can withdraw it to your own wallet at any time.

5 SUSD one-off · no wallet required
Abstract

Konstruksi kapal yang telah beroperasi seringkali terjadi cacat pada daerah lasnya.Cacat yang timbul seperti retak,seringterjadi tanpa disadari padasambungan las yang telah dilapisi cat sebelumnya.Retak tersebut dapat diperiksa menggunakan metode Ultrasonic testing tanpa menghilangkan cat yang terdapat pada sambungan las. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ketebalan cat tersebut terhadap pendeteksian retak dengan metode Ultrasonic testing padafillet joint di braket kapal aluminium.Scanning dilakukan pada face C dari spesimen uji. Pada setiap spesimen diberikan beberapa variasi ketebalan nonconductive coating yaitu 100 mikron, 200 mikron, 250 mikron dan 300 mikron dimana sebelum diberikan variasi ketebalan coating, spesimen terlebih dahulu diberikan retak buatan pada daerah toe las dengan variasi ukuran panjang 70 mm, 30 mm, 20 mm, dan 10 mm, dengan kedalaman 2 mm, 4 mm, 6 mm, dan 8 mm. Setelah itu tiap spesimen dilakukan pemeriksaan dengan menggunakan metode Ultrasonic testing (UT). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh ketebalan nonconductive coating terhadap pendeteksian panjang dan kedalaman retak, dimana kemampuan pembacaan UT terhadap panjang retak pada spesimen dengan ketebalan  nonconductive coating 100 mikron rata-rata sebesar 95,814 %, 200 mikron sebesar 89,510 %, 250 mikron sebesar 87,140 % dan 300 mikron sebesar 85,629 % dari ukuran panjang retak sebenarnya. Sedangkan kemampuan pembacaan UT terhadap kedalaman retak pada spesimen dengan ketebalan  nonconductive coating 100 mikron rata-rata sebesar 99,219 %, 200 mikron sebesar 98,167 %, 250 mikron sebesar 97,396 % dan 300 mikron sebesar 96,625 % dari ukuran kedalaman crack sebenarnya. Hal ini disebabkan adanya pelemahan gelombang ultrasonik (atenuasi) pada saat gelombang ultrasonik melewati batas permukaan antara nonconductive coating dengan pelat aluminium  yang mempunyai impedansi akustik berbeda maka akan terjadi pemantulan dan pembiasan gelombang ultrasonik. Sebagian energi gelombang ultrasonik juga akan hilang saat gelombang melewati interfaces material.

Reference Key
bakri2013jurnalanalisis Use this key to autocite in the manuscript while using SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
Authors ;Akbar Rianiri Bakri;Wing Hendroprasetyo Akbar Putera
Journal Oncogene
Year 2013
DOI
DOI not found
URL
Keywords

Citations

No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org

No comments yet. Be the first to comment on this article.