peranan mikroorganisme dalam bioremediasi tanah yang tercemar logam berat dari limbah industri (review)
Article Quality & Performance Metrics
Readership in this journal
StarRanked #15 of 17 articles by views in wiley interdisciplinary reviews: cognitive science
Bar heights use a square-root scale.
Mint this article as an NFT
Not yet mintedCreate a permanent, verifiable on-chain record of this article on the Scimatic Network. The NFT is held in your Journament account, and you can withdraw it to your own wallet at any time.
Abstract
Tingkat pencemaran logam-logam berat dari industri ke tanah dan sungai di daerah industri sudah tidak terkendali. Untuk memulihkan tanah yang tercemar tersebut dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya dengan cara biologi yang disebut bioremediasi. Bioremediasi dilakukan dengan memanfaatkan mikroorganisme untuk rehabilitasi lingkungan karena dapat mendegradasi atau mengubah limbah beracun menjadi tidak beracun. Beberapa jenis mikroorganisme sangat berperanan dalam bioremediasi, diantaranya adalah Pseudomonas, Bacil/us,Moraxella, Acinetobactor, Burkholderia dan Alcaligenes. Beberapa faktor yang perlu diperhatikan dalam mendesain dan mengoperasikan proses bioremediasi yang melibatkan mikroorganisme adalah seleksi dan pemilihan mikroorganisme yang sesuai dengan treatment awalnya, waktu tinggal dan waktu kontak proses, proses pemisahan dan rekoveri mikroorganisme, pembuangan mikroorganisme yang telah digunakan, dan perhitungan ekonomis dari proses bioremediasi
| Reference Key |
rahayu2008jurnalperanan
Use this key to autocite in the manuscript while using
SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
|
|---|---|
| Authors | ;Sri Pudji Rahayu |
| Journal | wiley interdisciplinary reviews: cognitive science |
| Year | 2008 |
| DOI |
10.24817/jkk.v0i0.3583
|
| URL | |
| Keywords |
Citations
No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org
Comments
No comments yet. Be the first to comment on this article.