strategi pemerintah kabupaten sukamara dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat (studi tentang pemberdayaan usaha kecil pembuatan kerupuk ikan di kecamatan sukamara kabupaten sukamara propinsi kalimantan tengah)

Clicks: 29
ID: 223299
2012
Article Quality & Performance Metrics
Overall Quality
Not rated
Combines reader engagement with the AI quality analysis. This article has not been analysed, so there is no overall score — reader engagement is measured and shown alongside.
AI Quality Assessment
Not analyzed
Readership in this journal
Steady

Ranked #18 of 24 articles by views in archiv fur lebensmittelhygiene

Most read Least read

Bar heights use a square-root scale.

Mint this article as an NFT
Not yet minted

Create a permanent, verifiable on-chain record of this article on the Scimatic Network. The NFT is held in your Journament account, and you can withdraw it to your own wallet at any time.

5 SUSD one-off · no wallet required
Abstract

ABSTRAK

 

Penelitian berawal dari latar belakang masalah tentang upaya oleh pemerintah kabupaten Sukamara dalam memberdayakan usaha kecil pembuatan kerupuk ikan di Kecamatan Sukamara kabupaten Sukamara mengingat sampai saat ini, masih belum mampu menjadikan usaha kecil pembuat kerupuk ikan sebagai produk unggulan. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mendiskripsikan dan menganalisis: (1) Potensi usaha kecil pembuatan kerupuk ikan di Kecamatan Sukamara Kabupaten Sukamara, (2) Strategi pemberdayaan usaha kecil pembuatan kerupuk ikan di Kecamatan Sukamara Kabupaten Sukamara dan (3) Faktor-faktor penghambat dan pendukung dalam pemberdayaan usaha kecil pembuatan kerupuk ikan di Kecamatan Sukamara Kabupaten Sukamara.

Jenis penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah penelitian kwalitatif dengan lokasi penelitian pada pengusaha kecil pembuatan kerupuk di Kecamatan Sukamara Kabupaten Sukamara Propinsi Kalimantan Tengah. Analisis yang dilakukan dengan mengikuti model Miles Huberman yaitu analisis interaktif.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Sukamara dalam memberdayakan pengusaha kecil pembuat kerupuk ikan telah dilakukan, namun belum bisa dilakukan secara maksimal mengingat Pemerintah Kabupaten Sukamara sebagai pemerintahan baru hasil pemekaran mengalami beberapa kendala diantaranya keterbatasan personil, alokasi anggaran masih terserap untuk pembuatan infrastruktur gedung-gedung perkantoran pemerintah dan penataan organisasi kedalam.

Beberapa rekomendasi dalam rangka melakukan strategi pemberdayaan pengusaha kecil pembuatan kerupuk ikan di Kecamatan Sukamara kabupaten Sukamara: (1) Mengisi kekosongan jabatan di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sukamara dengan pejabat-pejabat yang berkompeten dibidangnya, (2) Memberikan pinjaman berupa dana pinjaman bergulir tanpa bunga, pemberian pelatihan manajemen perusahaan dan strategi pemasaran kepada para pengusaha kecil pembuat kerupuk ikan di Kabupaten Sukamara, (3) Mendorong terbentuknya kemitraan bapak angkat antara tiga perusahaan besar yang ada dengan para pengusaha kecil pembuat kerupuk ikan dan memfasilitasi bagi keberadaan LSM dan Perguruan Tinggi yang ada di Propinsi Kalimantan Tengah untuk menjadikan para pengusaha pembuat kerupuk ikan di Kecamatan Sukamara Kabupaten Sukamara sebagai wadah binaannya.

Kata kunci: pemberdayaan ekonomi masyarakat, kerupuk ikan

ABSTRACT

 

This research begin with problems background about efforts by the Sukamara Regency Government in empowering fish chips making small businesses in Sukamara sub district, Sukamara regency recall to so far unable to make the small businesses as a superior product. This research was aimed at describing and analyzing: (1) small businesses potential at the Sukamara sub district of Sukamara regency (2) empowerment strategies for the small businesses at the Sukamara sub district, Sukamara regency (3) inhibiting and supporting factors in empowering the small businesses at the Sukamara sub district, Sukamara regency.

It is qualitative research with location at fish chips small entrepreneur at the Sukamara sub district, Sukamara Regency, Central Kalimantan province. The used analysis is Miles Huberman, it is interactive analysis. The Sukamara regency government is one of new government result from dividing of West Kotawaringin Regency that is divided into three governments, Sukamara Regency, Lamandau Regency and Kotawaringin Regency. Fish chips making has potential for development because the raw material potential, the availability of labors and open market opportunities.

The results showed that efforts done by the Sukamara Regency in empowering the small businesses, but can not be done as maximally because it is new government as division result, it has obstacles such as limited personnel, budget allocation that is absorbed into infrastructure making for governmental office building and internal improvement.

It can be recommended that some steps in empowering the small businesses at the Sukamara sub district, Sukamara regency are: (1) filling the vacant position in Industrial and Trade Agency of the Sukamara Regency with competent official, (2) giving non-interests loan in the form of grant, giving management and marketing strategy training to the small businesses at the Sukamara regency (3) encouraging the partnership among three existing company with the small businesses and facilitating the existence of the NGO and Institute for Higher Education at the Central Kalimantan to make the small business as their learners.

 

Keywords: empowerment, community economics, small business

Reference Key
gemayana2012wacana:strategi Use this key to autocite in the manuscript while using SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
Authors ;ISWAN - GEMAYANA;Sukanto - -;Ismani HP - -
Journal archiv fur lebensmittelhygiene
Year 2012
DOI
DOI not found
URL
Keywords

Citations

No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org

No comments yet. Be the first to comment on this article.