pelatihan praktikum ipa sd bagi guru-guru sd yang bukan memiliki latar belakang ipa di kabupaten bantul
Clicks: 260
ID: 223082
2017
Article Quality & Performance Metrics
Overall Quality
Not rated
Combines reader engagement with the AI quality analysis. This
article has not been analysed, so there is no overall score —
reader engagement is measured and shown alongside.
Reader Engagement
Steady Performance
30.0
/100
260 views
56 readers
AI Quality Assessment
Not analyzed
Readership in this journal
SteadyRanked #3 of 5 articles by views in opsis : revista do departamento de história e ciências sociais
Most read
Least read
Bar heights use a square-root scale.
Mint this article as an NFT
Not yet mintedCreate a permanent, verifiable on-chain record of this article on the Scimatic Network. The NFT is held in your Journament account, and you can withdraw it to your own wallet at any time.
5
SUSD
one-off · no wallet required
Abstract
Permasalahan pendidikan di Indonesia khususnya di Kabupaten Bantul salah satunya adalah kurang meratanya penyebaran guru-guru khususnya pada keahlian tertentu, misalkan guru IPA. Di satu sisi, ada tuntutan keprofesional guru-guru artinya guru adalah faktor penentu keberhasilan proses pembelajaran yang berkualitas, sehingga berhasil tidaknya pendidikan mencapai tujuan selalu dihubungkan dengan kiprah para guru. Oleh karena itu, usaha-usaha yang dilakukan dalam meningkatkan mutu pendidikan hendaknya dimulai dari peningkatan kualitas guru. Guru yang berkualitas diantaranya adalah mengetahui dan mengerti peran dan fungsinya dalam proses pembelajaran. Tapi disisi lain, guru dituntut untuk mengerti dan memahami sesuatu yang bukan latar belakangnya. Ironis memang ...
Salah satu solusi terkait dengan permasalahan di atas, walaupun bukan solusi yang terbaik adalah memberikan pelatihan berupa praktikum IPA bagi guru-guru SD yang tidak memiliki latar belakang IPA. Bentuk praktikum ini menyesuaikan dengan jenis percobaan yang ada di SD, yaitu sederhana dan bisa dilakukan oleh siswa sendiri. Selain Ada 8 jenis percobaan yang dilakukan, 6 diantaranya bersesuaian dengan materi IPA SD dan sisanya cenderung bersifat edutainment berbasis pemanfaatan limbah.
Evaluasi yang dilakukan selama kegiatan PPM ini terdiri dari 2 bentuk, yaitu evaluasi kinerja yang dilakukan oleh tim PPM dan evaluasi berupa kuisioner yang diisi oleh peserta guru-guru. Dari evaluasi kinerja, peserta yang guru-guru SD sangat antusias mengikuti kegiatan pelatihan ini dengan rata-rata nilai aktivitas 83,3 masuk dalam kategori baik. Sedangkan dari kuisioner yang diberikan oleh guru-guru, pelatihan sejenis sangat diperlukan untuk menambah pengalaman dan pengetahuan khususnya praktikum IPA
Kata kunci: pelatihan praktikum IPA, proses pembelajaran IPA
| Reference Key |
sari2017jurnalpelatihan
Use this key to autocite in the manuscript while using
SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
|
|---|---|
| Authors | ;R. Yosi Aprian Sari;Denny Darmawan;Warsono Warsono;Ariswan Ariswan |
| Journal | opsis : revista do departamento de história e ciências sociais |
| Year | 2017 |
| DOI |
10.21831/jpmmp.v1i1.12975
|
| URL | |
| Keywords |
Citations
No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org
Comments
No comments yet. Be the first to comment on this article.