estimasi emisi karbondioksida dari sektor permukiman di kota yogyakarta menggunakan ipcc guidelines

Clicks: 162
ID: 220632
2017
Article Quality & Performance Metrics
Overall Quality
Not rated
Combines reader engagement with the AI quality analysis. This article has not been analysed, so there is no overall score — reader engagement is measured and shown alongside.
AI Quality Assessment
Not analyzed
Readership in this journal
Steady

Ranked #20 of 28 articles by views in arış dergisi

Most read Least read

Bar heights use a square-root scale.

Mint this article as an NFT
Not yet minted

Create a permanent, verifiable on-chain record of this article on the Scimatic Network. The NFT is held in your Journament account, and you can withdraw it to your own wallet at any time.

5 SUSD one-off · no wallet required
Abstract
Kota Yogyakarta mengalami peningkatan jumlah penduduk, melihat luas penggunaan lahan yang di dominasi oleh perumahan yaitu seluas 2.100,71 Ha dari total luas lahan Kota Yogyakarta 3.250 Ha (SLHD Kota Yogyakarta,2014). Semakin meningkat jumlah penduduk semakin besar lahan yang dipergunakan untuk perumahan/permukiman akan menyebabkan semakin besar penggunaan bahan bakar memasak yang digunakan. Penelitian ini menjadi penting untuk dibahas karena hal tersebut jika dikaitkan dengan adanya PP No. 61 Tahun 2011 tentang rencana Aksi Nasional Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) dan PP No. 71 Tahun 2011 tentang Penyelenggaraan Inventarisasi Emisi GRK Nasional yang menyatakan bahwa setiap daerah pemerintahan baik kabupaten/kota wajib melakukan kegiatan inventarisasi GRK. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi emisi tapak karbon dan pemetaannya di Kota Yogyakarta. Berdasarkan hasil perhitungan emisi karbon di setiap kecamatan menunjukan emisi tertinggi berada pada kecamatan Gedontengen yaitu sebesar 994.033 ton CO2/rumah tangga.tahun. sedangkan untuk emisi terendah ada pada kecamatan Pakualaman yaitu sebesar 20.811 ton CO2/rumah tangga.tahun. Berdasarkan hasil pemetaan dapat diketahui bahwa dari 14 kecamatan ada 3 kecamatan berada pada emisi skala sangat tinggi 994.000 – 528.000 ton CO2/rumah tangga.tahun, 3 kecamatan berada pada emisi skala tinggi 528.000 – 186.000 ton CO2/rumah tangga.tahun, 1 kecamatan berada pada skala emisi sedang 95.000 ton CO2/rumah tangga.tahun, 5 kecamatan berada pada skala rendah 95.000- 34.460 ton CO2/rumah tangga.tahun, dan 2 kecamatan berada pada skala sangat rendah 34.460 – 20.811 ton CO2/rumah tangga.tahun.
Reference Key
nugrahayu2017jurnalestimasi Use this key to autocite in the manuscript while using SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
Authors ;Qorry Nugrahayu;Nabila Khumaira Nurjannah;Luqman Hakim
Journal arış dergisi
Year 2017
DOI
10.20885/jstl.vol9.iss1.art3
URL
Keywords

Citations

No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org

No comments yet. Be the first to comment on this article.