steganografi pada citra jpeg dengan metode sequential dan spreading

Clicks: 68
ID: 215942
2012
Article Quality & Performance Metrics
Overall Quality
Not rated
Combines reader engagement with the AI quality analysis. This article has not been analysed, so there is no overall score — reader engagement is measured and shown alongside.
AI Quality Assessment
Not analyzed
Readership in this journal
Steady

Ranked #13 of 16 articles by views in proceedings - 17th ieee/acis international conference on computer and information science, icis 2018

Most read Least read

Bar heights use a square-root scale.

Mint this article as an NFT
Not yet minted

Create a permanent, verifiable on-chain record of this article on the Scimatic Network. The NFT is held in your Journament account, and you can withdraw it to your own wallet at any time.

5 SUSD one-off · no wallet required
Abstract
Faktor keamanan data dalam proses pertukaran data antar perangkat informasi dalam sebuah jaringan informasi menjadi sebuah topik permasalahan yang sangat penting untuk diperhatikan seiring dengan kerahasiaan dari data yang dimiliki. Teknik kriptografi yang menyandikan informasi menjadi sekumpulan kode-kode acak terkadang tidak cukup dalam penyembunyian informasi karena bentuk informasi yang dikirimkan akan memudahkan pihak ketiga untuk menerka dan memecahkan sandi dari enkripsi tersebut. Alternatif lain adalah dengan menggunakan metode steganografi yang bertujuan untuk menyembunyikan informasi yang sebenarnya dalam sebuah data yang tidak dicurigai oleh pihak ketiga sebagai pesan rahasia. Teknik steganografi pada penelitian ini diimplementasikan pada data citra dengan format JPEG menggunakan metode sequential (low bit coding) dan spreading. Metode sequential melakukan penyisipan secara berurutan pada koefisien dari DCT sedangkan metode spreading melakukan penyisipan secara acak berdasarkan proses hashing yang digunakan. Proses pengujian yang dilakukan terdiri dari perbandingan kapasitas perhitungan dengan kapasitas pengujian, perhitungan statistik error measurement, pengujian dengan metode MOS untuk mengukur kualitas data citra serta ketahanan teknik steganografi yang digunakan terhadap penyerangan yang dilakukan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa teknik steganografi dengan transformasi DCT bisa menghasilkan data hiding dengan tingkat validitas mencapai 100% dengan catatan bahwa data citra memiliki kapasitas penyisipan yang memadai. Penyisipan data yang dilakukan tidak berpengaruh terlalu banyak pada kualitas data citra yang dihasilkan, serta nilai PSNR yang dimiliki data citra terstego lebih besar sama dengan 30 dB. Tingkat kemiripan antara citra asli dengan citra terstego mencapai 96%. Teknik steganografi dengan metode spreading dan sequential tidak robust terhadap manipulasi yang dilakukan pada media stegonya sehingga data yang ada akan rusak jika terjadi manipulasi sekecil apapun pada media stegonya
Reference Key
piarsa2012lontarsteganografi Use this key to autocite in the manuscript while using SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
Authors ;I Nyoman Piarsa
Journal proceedings - 17th ieee/acis international conference on computer and information science, icis 2018
Year 2012
DOI
DOI not found
URL
Keywords

Citations

No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org

No comments yet. Be the first to comment on this article.