penerapan teknik token economy untuk meningkatkan kemandirian anak tk kartika iv-21 madiun
Clicks: 22
ID: 215176
2016
Article Quality & Performance Metrics
Overall Quality
Not rated
Combines reader engagement with the AI quality analysis. This
article has not been analysed, so there is no overall score —
reader engagement is measured and shown alongside.
Reader Engagement
Steady Performance
5.4
/100
22 views
2 readers
AI Quality Assessment
Not analyzed
Readership in this journal
SteadyRanked #12 of 14 articles by views in international security
Most read
Least read
Bar heights use a square-root scale.
Mint this article as an NFT
Not yet mintedCreate a permanent, verifiable on-chain record of this article on the Scimatic Network. The NFT is held in your Journament account, and you can withdraw it to your own wallet at any time.
5
SUSD
one-off · no wallet required
Abstract
Anak usia TK adalah anak yang sedang berada pada rentang usia 4-6 tahun,
yang merupakan sosok individu yang sedang dalam proses perkembangan. Anak
usia TK ini memiliki karakteristik dan kepribadian masing-masing serta yang
lebih unik adalah anak memiliki dunianya sendiri. Adapun karakteristik anak usia
TK adalah kurang mandiri, pemalu, pendiam, penakut, bergantung pada orang tua
dan guru, takut untuk salah. Penerapan token economy dirasa mampu dalam
meningkatkan kemandirian siswa TK Kartika IV-21 Kota Madiun.
Terkait dengan perilaku mandiri dapat dikatakan sebagai kemampuan untuk
mengendalikan dan mengatur pikiran, perasaan dan tindakan sendiri secara bebas
serta berusaha sendiri untuk mengatasi perasaan-perasaan malu dan keraguraguan.
Kemandirian biasanya ditandai dengan kemampuan menentukan nasib
sendiri, kreatif dan inisiatif, mengatur tingkah laku, bertanggung jawab, mampu
menahan diri, membuat keputusan sendiri, serta mampu mengatasi masalah tanpa
ada pengaruh dari orang lain. Hal inilah yang dapat digunakan menjadi alternatif
yang relevan untuk menangani anak yang berperilaku kurang mandiri diantaranya
digunakan teknik token economy.
Token economy dapat digunakan sebagai penguat yang dapat bertahan lama,
ada beberapa keuntungan yang didapatkan dari token economies yaitu, Pertama,
mereka dapat diberikan segera sesudah suatu perilaku yang diinginkan terjadi dan
dipertukarkan diwaktu mendatang dengan backup reinforcers.
Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif eksperimen. Berdasarkan
penelitian yang dilakukan di TK Kartika IV-21Kota Madiun diperoleh gambaran
bahwa anak usia TK di TK Kartika IV-21Kota Madiun tersebut cenderung
menunjukkan perilaku kurang mandiri. Hal ini terlihat dari lembar observasi
kemandirian yang dilakukan oleh peneliti dan juga berdasarkan wawancara yang
dilakukan terhadap orang tua dan guru siswa.
Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan sebanyak 3 kali yaitu mulai
Berdasarkan kegiatan observasi yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa tingkat
kemandirian anak TK Kartika IV-21 Kota Madiun masih rendah. Berangkat dari
data tersebut peneliti melakukan perlakuan dengan menerapkan teknik token
economy. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan peneliti seteah perlakuan
diketahui bahwa kemandirian anak menjadi 41, 35% dan diketegorikan cukup
mandiri. Sehingga dapat disimpulkan bahwa teknik token economy dapat
meningkatkan kemandirian anak TK kartika IV-21 Kota Madiun.
| Reference Key |
chotim2016counsellia:penerapan
Use this key to autocite in the manuscript while using
SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
|
|---|---|
| Authors | ;Muh. Chotim;Noviyanti Kartika Dewi;Silvia Yula Wardani;Ratih Christiana |
| Journal | international security |
| Year | 2016 |
| DOI |
DOI not found
|
| URL | |
| Keywords | Keywords not found |
Citations
No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org
Comments
No comments yet. Be the first to comment on this article.