pengaruh reynold number ( re ) terhadap head losses pada variasi jenis belokan pipa ( berjari – jari dan patah )

Clicks: 32
ID: 212162
2015
Article Quality & Performance Metrics
Overall Quality Improving Quality
0.0 /100
Combines engagement data with AI-assessed academic quality
AI Quality Assessment
Not analyzed
Abstract
Penggunaan belokan pipa  sangat luas seperti pada sistem transportasi perpipaan karena fleksibilitasnya untuk jaringan dan distribusi. Pemilihan variasi jenis belokan pipa  mutlak dibutuhkan  untuk mengetahui jenis  belokan yang paling kecil nilai head lossesnya terhadap bilanngan reynold nya. Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah Mengetahui pengaruh reynold number terhadap head losses pada variasi jenis  belokan pipa ( Belokan patah dengan diameter  = 19,05 mm, Belokan yang berjari-jari  dengan R/D = 3,67 dan D = 19,05  mm dan R/D = 1,837 dan D = 19,05  mm) Mengetahui pengaruh reynold number terhadap perbedaan tekanan (pressure drop)  pada variasi jenis belokan pipa( Belokan patah dengan diameter  = 19,05 mm, Belokan yang berjari-jari  dengan R/D = 3,67 dan D = 19,05  mm dan R/D = 1,837 dan D = 19,05  mm). Variasi nilai reynod number yang digunakan adalah 1293,35 sampai 2586,70. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa Reynold number sangat mempengaruhi head losses, semakin tinggi reynold number maka head losses akan semakin meningkat. Pengaruh reynold number pada daerah aliran transisi lebih besar jika dibandingkan pada daerah laminer Nilai  head losses yang paling kecil adalah pada jenis belokan dengan R/D 1,837 dan diameter 19,05, sedangkan nilai head losses  yang terbesar terdapat pada belokan patah.
Reference Key
mustakim2015turbo:pengaruh Use this key to autocite in the manuscript while using SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
Authors ;- Mustakim;Abd Syakura
Journal jurnal teknologi dan sistem informasi
Year 2015
DOI
10.24127/trb.v3i2.14
URL
Keywords

Citations

No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org

No comments yet. Be the first to comment on this article.