confirmation bias, self-attribution bias, dan overconfidence dalam transaksi saham
Article Quality & Performance Metrics
Readership in this journal
SteadyRanked #51 of 99 articles by views in Biomolecules
Bar heights use a square-root scale.
Mint this article as an NFT
Not yet mintedCreate a permanent, verifiable on-chain record of this article on the Scimatic Network. The NFT is held in your Journament account, and you can withdraw it to your own wallet at any time.
Abstract
Overconfidence menyebabkan investor melebih-lebihkan pengetahuan mereka, meremehkan risiko, dan membesar-besarkan kemampuan mereka untuk mengontrol suatu kejadian. Hal ini menyebabkan trading yang berlebihan, pengambilan risiko yang tidak beralasan, dan akhirnya, kerugian keuangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan confirmation bias, overconfidence, dan bias self-attribution. Subyek dalam penelitian ini adalah 53 mahasiswa di kelas keuangan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif dan inferensial menggunakan korelasi bivariat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan positif antara confirmation bias dan overconfidence. Namun, tidak ada hubungan positif antara self-attribution bias dan overconfidence.
| Reference Key |
supramono2017jurnalconfirmation
Use this key to autocite in the manuscript while using
SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
|
|---|---|
| Authors | ;Supramono Supramono;Marisa Wandita |
| Journal | Biomolecules |
| Year | 2017 |
| DOI |
DOI not found
|
| URL | |
| Keywords | Keywords not found |
Citations
No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org
Comments
No comments yet. Be the first to comment on this article.