in vitro culture of holoparasite rafflesia arnoldii r. brown
Article Quality & Performance Metrics
Abstract
Potongan kuncup bunga digunakan sebagai eksplan yang ditumbuhkan pada media dasar Murashige and Skoog (MS) dengan tambahan 0; 0.1; 0.5; 1 and 5 mg/I 2,4-D atau Picloram dan 2 g/I Phytagel. Eksplan tumbuh menjadi kalus pada media yang ditambahkan 0,1 dan 1 mg/I 2,4-D atau 0,5 dan 1 mg/I Picloram. Kultur kalus tersebut dipelihara pada media MS + 1 mg/I 2,4-D. Kemudian kalus ditumbuhkan pada medium dengan penambahan 1, 3, 5 dan 10 mg/I 2,4-D atau Picloram. Setelah dua bulan 66,67-100% kultur membentuk kalus. Semua kalus berstruktur kompak. Beberapa kalus yang diperlakuan dengan 5-10 mg/I 2,4-D menumbuhkan benang-benang putih pada permukaannya. Perlakuan Picloram menghasilkan kalus yang lebih banyak, tetapi 2,4-D menghasilkan kualitas kalus yang lebih baik. Kalus R. arnoldii tidak membentuk somatik embrio dengan penambahan 0,1 mg/I Zeatin dalam media kultur. Ini adalah laporan yang pertama kali tentang pembentukan kalus dari kultur R. arnoldii secara in vitro.
| Reference Key |
sukamto2010buletin<em>in
Use this key to autocite in the manuscript while using
SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
|
|---|---|
| Authors | ;Lazarus Agus Sukamto;Mujiono Mujiono |
| Journal | zhongguo zaozhi xuebao/transactions of china pulp and paper |
| Year | 2010 |
| DOI |
DOI not found
|
| URL | |
| Keywords |
Citations
No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org
Comments
No comments yet. Be the first to comment on this article.