in vitro culture of holoparasite rafflesia arnoldii r. brown

Clicks: 163
ID: 206245
2010
Article Quality & Performance Metrics
Overall Quality Improving Quality
0.0 /100
Combines engagement data with AI-assessed academic quality
AI Quality Assessment
Not analyzed
Abstract

Potongan kuncup bunga digunakan sebagai eksplan yang ditumbuhkan pada media dasar Murashige and Skoog (MS) dengan tambahan 0; 0.1; 0.5; 1 and 5 mg/I 2,4-D atau Picloram dan 2 g/I Phytagel. Eksplan tumbuh menjadi kalus pada media yang ditambahkan 0,1 dan 1 mg/I 2,4-D atau 0,5 dan 1 mg/I Picloram. Kultur kalus tersebut dipelihara pada media MS + 1 mg/I 2,4-D. Kemudian kalus ditumbuhkan pada medium dengan penambahan 1, 3, 5 dan 10 mg/I 2,4-D atau Picloram. Setelah dua bulan 66,67-100% kultur membentuk kalus. Semua kalus berstruktur kompak. Beberapa kalus yang diperlakuan dengan 5-10 mg/I 2,4-D menumbuhkan benang-benang putih pada permukaannya. Perlakuan Picloram menghasilkan kalus yang lebih banyak, tetapi 2,4-D menghasilkan kualitas kalus yang lebih baik. Kalus R. arnoldii tidak membentuk somatik embrio dengan penambahan 0,1 mg/I Zeatin dalam media kultur. Ini adalah laporan yang pertama kali tentang pembentukan kalus dari kultur R. arnoldii secara in vitro.

Reference Key
sukamto2010buletin<em>in Use this key to autocite in the manuscript while using SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
Authors ;Lazarus Agus Sukamto;Mujiono Mujiono
Journal zhongguo zaozhi xuebao/transactions of china pulp and paper
Year 2010
DOI
DOI not found
URL
Keywords

Citations

No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org

No comments yet. Be the first to comment on this article.