pembangunan informasi spasial 3 dimensi untuk pemanfaatan kadaster 3 dimensi (studi kasus: rumah susun grudo surabaya)

Clicks: 131
ID: 205359
2017
Free PDF
Article Quality & Performance Metrics
Overall Quality
Not rated
Combines reader engagement with the AI quality analysis. This article has not been analysed, so there is no overall score — reader engagement is measured and shown alongside.
AI Quality Assessment
Not analyzed
Readership in this journal
Emerging

Ranked #161 of 239 articles by views in Oncogene

Most read Least read

Bar heights use a square-root scale. Only the 120 most-read articles are drawn; the journal has 239 in total.

Mint this article as an NFT
Not yet minted

Create a permanent, verifiable on-chain record of this article on the Scimatic Network. The NFT is held in your Journament account, and you can withdraw it to your own wallet at any time.

5 SUSD one-off · no wallet required
Abstract
Semakin berkembangnya tingkat kepadatan penduduk, maka kebutuhan akan lahan semakin meningkat dan menyebabkan berkurangnya lahan yang tersedia. Untuk memaksimalkan lahan yang ada, maka dilakukan pembangunan secara vertikal, mulai dari bangunan perkantoran, fasilitas belanja, hingga tempat hunian. Pembangunan secara vertikal ini merupakan sebuah hal yang kompleks di mana memerlukan penanganan yang khusus untuk menyajikan informasi mengenai kepemilikan atas suatu obyek. Kadaster 3 dimensi merupakan solusi yang tepat untuk mengatasi kompleksitas dari obyek yang kompleks tersebut. Kadaster 3 dimensi merupakan sistem kadaster yang melakukan pendaftaran (register) dan memberikan gambaran pada hak atau kewenangan (right) serta batasan-batasan (restriction), tidak hanya pada persil tanah, tetapi juga pada unit properti 3D. Kadaster 3 dimensi dapat digunakan untuk mengatasi keterbatasan yang dimiliki oleh kadaster 2 dimensi, di mana pendekatan dengan kadaster 2 dimensi yang terfokus pada obyek berupa persil tanah. Dalam pembuatan obyek 3 dimensi, dapat dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak SketchUp Make dan ArcScene, sementara untuk proses pengolahan basis data digunakan perangkat lunak khusus pengolah basis data. Dalam pembuatan informasi kadaster 3 dimensi diperlukan informasi spasial dari obyek dan informasi atribut berupa pemegang hak dari obyek yang dikenai hak. Untuk melakukan penggabungan antar informasi spasial dengan informasi atribut dapat dilakukan dengan menggunakan perintah relate database. Berdasarkan pembuatan informasi spasial 3 dimensi yang telah dilakukan, maka diperoleh sebuah informasi kadaster 3 dimensi yang disajikan dengan menggunakan perangkat lunak ArcScene. Selain itu diperoleh informasi berupa pemanfaatan ruang di Rumah Susun Grudo sendiri, untuk setiap satuan rumah susun memiliki luas sekitar 25,305 m2, bagian bersama memiliki luas 1582,030 m2 dan benda bersama luas sekitar 620,124 m2.
Reference Key
putra2017jurnalpembangunan Use this key to autocite in the manuscript while using SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
Authors
Journal Oncogene
Year 2017
DOI
DOI not found
URL
Keywords

Citations

No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org

No comments yet. Be the first to comment on this article.